Bandung, UPI

Ust. H. Fakhrurrazi Anshar, B.Sh., M.A., Ph.D., mengajak sivitas akademika Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menjadikan kepedulian terhadap anak yatim sebagai amalan yang dilakukan secara rutin sesuai kemampuan. Pesan tersebut disampaikan dalam Kajian dalam rangka Dies Natalis ke-72 UPI bertema “Berdampak, Bermanfaat untuk UPI Lebih Berkah” di Masjid Al Furqon, Kampus UPI, Bandung, Jumat (23/10/2026).

Dalam ceramahnya, Fakhrurrazi menjelaskan bahwa kepedulian kepada anak yatim tidak harus diwujudkan melalui bantuan dalam jumlah besar. Menurutnya, bantuan yang diberikan secara rutin, meskipun nominalnya kecil, dapat menjadi bentuk kepedulian yang berkelanjutan.

“Amalan yang paling dicintai Allah itu yang rutin walaupun sedikit,” ujar Fakhrurrazi, merujuk pada pesan keagamaan yang disampaikannya kepada peserta kajian.

Ia mengajak hadirin mencari panti asuhan dan membantu kebutuhan anak-anak asuh secara berkala, misalnya melalui bantuan biaya kebutuhan sehari-hari. Ia juga mengingatkan agar pemberian bantuan didasari niat yang tulus dan tidak semata-mata ditujukan untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain.

Menurut Fakhrurrazi, kepedulian terhadap anak yatim memiliki makna penting dalam ajaran Islam. Ia mengaitkannya dengan keteladanan Nabi Muhammad saw. serta hadis mengenai kedekatan orang yang mengasuh anak yatim dengan Nabi di surga.

Kajian tersebut dihadiri sivitas akademika UPI serta tamu undangan dan menjadi bagian dari rangkaian tasyakur Dies Natalis ke-72 yang mengusung semangat “Melesat Berdampak”. Melalui kegiatan ini, peserta diajak merefleksikan hubungan antara rasa syukur, tanggung jawab sosial, dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Rektor UPI, Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A., menyampaikan bahwa rasa syukur atas perjalanan UPI selama 72 tahun perlu diwujudkan melalui perbaikan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dan tata kelola universitas.

“Rasa syukur kita ini tentu tidak hanya kita ucapkan, tetapi tentu kita harus perjuangkan. Terutama dengan membuat kita, baik dari sisi tridarma maupun tata kelola, UPI bisa lebih baik,” ujar Didi.

Sejalan dengan pesan tersebut, UPI menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada Panti Asuhan Alkausar, Lembang. Bantuan diserahkan oleh Rektor UPI kepada Iwan Gunawan selaku pembimbing panti asuhan, bersama perwakilan anak-anak asuh.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memaknai Dies Natalis UPI tidak hanya melalui perayaan institusi, tetapi juga melalui penguatan kepedulian sosial. Semangat “Berdampak, Bermanfaat untuk UPI Lebih Berkah” diharapkan tercermin dalam kontribusi sivitas akademika bagi masyarakat. (RK/RI/DN)