Bandung, UPI

Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain, Universitas Pendidikan Indonesia (DKV FPSD UPI) sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Program Studi Desain Komunikasi Visual Indonesia (ASPRODI DKV Indonesia) tahun 2025. Senin (20/10).

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan program studi DKV dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia sebagai wadah koordinasi dan penyelarasan arah pendidikan desain nasional, dari sebanyak 101 institusi (member)  ASPRODI DKV  Indonesia tergabung dalam kegiatan ini. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Lt. 06.

Kegiatan RAKORNAS dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu Prof. Dr. Vanessa Gaffar, S.E., Ak., MBA. Bahwa kegiatan ini penting dilakukan mengigat banyaknya institusi di Indonesia yang memiliki program Studi Desain Komunikasi Visual.  Terutama dalam menjaga mutu Pendidikan desain di Indonesia.

Sambutan tuan rumah Dr. Arief Johari, S.ST. M.Ds, Rakornas merupakan momen Nasional dan sebuah kehormatan bagi DKV-UPI bisa menyelenggarakan RAKORNAS DKV Indonesia 2025.

Dalam sambutannya, Dr. Intan R. Mutiaz, M.Ds. menekankan lima arah pengembangan strategis bagi pendidikan DKV di Indonesia, yaitu penguatan lintas disiplin, kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan kecerdasan buatan, peneguhan budaya mutu sebagai dasar profesionalisme dan pengendalian mutu akademik, penerapan Outcome Based Education (OBE) sebagai bentuk sinergi antara dunia akademik, industri, dan portofolio mahasiswa, serta perhatian terhadap pertumbuhan wilayah dan konteks lokal. Ia menegaskan bahwa peran ketua program studi kini tidak sekadar mengelola, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mendorong pendidikan desain agar tetap unggul, relevan, dan berdampak di tengah perubahan zaman.

Selain membahas arah pengembangan DKV, kegiatan Rakornas juga menghadirkan sesi penjelasan mengenai Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi dan Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 yang disampaikan oleh Dr. I Nyoman Larry Julianto, M.Ds. dari Direktorat Kelembagaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Melalui pemaparannya, Dr. Larry menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi agar lebih berdampak dan selaras dengan perkembangan sistem penjaminan mutu internasional.

Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi tiga agenda nasional, yaitu Lomba HONOR, Pinasthika, dan KMDGI. Tahun ini, DKV Universitas Pendidikan Indonesia ditetapkan sebagai tuan rumah KMDGI, atau Kriyasana Mahasiswa Desain Grafis Indonesia, forum nasional dua tahunan bagi mahasiswa desain grafis dan DKV se-Indonesia. KMDGI menjadi wadah untuk menampilkan karya, bertukar ide, memperluas jejaring, dan mendorong pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang desain komunikasi visual.

Sebagai acara puncak, Rakornas ASPRODI DKV 2025 menyelenggarakan pemilihan Ketua ASPRODI DKV periode 2025–2030. Berdasarkan hasil pemungutan suara, Dr. Intan Rizky Mutiaz, M.Ds., terpilih kembali sebagai ketua. Kandidat lainnya, Dr. Sn. Yusup Sigit Martyastiadi, S.T., M.Inf.Tech., Pemilihan ini menjadi bagian dari proses demokratis organisasi dalam menentukan arah kepemimpinan lima tahun ke depan.

Rakornas 2025 berhasil menyatukan perwakilan program studi DKV seluruh Indonesia untuk membahas arah pengembangan pendidikan desain, menyosialisasikan agenda nasional, dan memilih Ketua ASPRODI DKV periode 2025–2030. Kegiatan ini menegaskan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan keilmuan desain, memperluas jejaring, serta mendorong kompetensi mahasiswa di bidang desain komunikasi visual. (Kontributor: Cindy Subang Larang)