
Kuala Lumpur, UPI
Dosen Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (SPs UPI) memperkenalkan metode pembelajaran kamishibai kepada para siswa dan guru Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) Kuala Lumpur, Malaysia, pada Selasa (6/10/2026). Inovasi pedagogis ini dihadirkan dalam rangkaian program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Luar Negeri yang diselenggarakan oleh Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) SPs UPI.
Kamishibai atau “drama kertas” merupakan seni teater cerita bergambar asal Jepang yang memadukan narasi visual dan lisan secara harmonis. Dalam praktiknya, pengajar menyajikan lembaran gambar di atas panggung kayu kecil sembari membacakan cerita secara interaktif.
Ketua Program PkM Luar Negeri SPs UPI, Prof. Dr. Diana Rochintaniawati, M.Ed., menjelaskan bahwa kamishibai menjadi media yang sangat efektif untuk membangun empati, merangsang imajinasi, dan menyampaikan pesan moral secara menyentuh hati anak-anak.
“Melalui variasi gambar, suara, ekspresi, dan pergantian kartu, anak diajak terlibat aktif menebak jalan cerita hingga mengekspresikan perasaan tokoh. Bagi anak Indonesia di luar negeri, media ini sekaligus menghadirkan pengalaman budaya tanah air melalui kisah makanan tradisional, permainan daerah, bahasa, dan kesenian,” ujar Prof. Diana.
Pengenalan kamishibai ini diharapkan menjadi alternatif media pembelajaran analitik yang bermakna tanpa harus bergantung pada teknologi digital yang kompleks. Selain mengasah keterampilan berbahasa dan minat baca, media ini dirancang untuk menjaga akar identitas budaya Nusantara bagi siswa yang tumbuh di lingkungan multikultural Malaysia.
Ketua Program Studi PPG UPI, Prof. Dr. Asep Herry Hernawan, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian ini tidak berhenti pada pemaparan materi. Agenda ini dikembangkan secara komprehensif melalui demonstrasi bercerita, lokakarya pembuatan kartu bergambar, penyusunan naskah, hingga praktik mengajar dan refleksi bersama.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Kemitraan SPs UPI, Dr. Tina Hayati Dahlan, M.Pd., Psikologi, menekankan pentingnya keberlanjutan program melalui kolaborasi lintas lembaga. Ke depan, guru-guru di SILN Kuala Lumpur diproyeksikan dapat memproduksi kumpulan naskah kamishibai bertema Indonesia, sementara mahasiswa dan tim PPG UPI mendukung dari sisi perancangan visual serta instrumen evaluasinya.
Apresiasi positif disampaikan langsung oleh Kepala SILN Kuala Lumpur, Fatkhur Rozi, S.Pd., M.Kom. Ia mengapresiasi kontribusi pimpinan dan tim dosen PPG SPs UPI yang telah memberikan pembekalan berharga bagi tenaga pendidik dan peserta didik.
“Program pembelajaran kamishibai ini sangat menarik perhatian dan terbukti meningkatkan motivasi belajar siswa. Produk pembelajaran interaktif ini berpotensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut dan dibagikan ke sekolah-sekolah Indonesia lainnya di luar negeri,” ungkap Fatkhur Rozi.
Kegiatan PkM Luar Negeri ini turut didampingi oleh jajaran dosen SPs UPI, antara lain Prof. Dr. Neti Budiwati, M.Si., Dr. Ai Nurhayati, M.Si., dan Dr. Rita Anggorowati, M.Pd. (Dinn Wahyudin)

