
Sukakerti, UPI
Kelompok 5 Kuliah Kerja Nyata Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan (KKN P2MB) Kampus Berdampak “Sauyunan” Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan sosialisasi pemilahan sampah terpadu bertajuk SIPESAT (Sosialisasi Pemilahan Sampah Terpadu) di SDN Sukakerti II pada Senin, 26 Oktober 2026. Kegiatan ini menyasar seluruh murid dari mulai kelas 1 sampai kelas 6 SDN Sukakerti 2 dan berlangsung dengan pendampingan langsung dari para guru sekolah setempat.
Sosialisasi SIPESAT merupakan program edukasi lingkungan yang bertujuan menanamkan kebiasaan memilah sampah sejak dini. Materi disampaikan oleh salah satu anggota Kelompok 5 KKN P2MB UPI dengan pendekatan yang interaktif disesuaikan dengan tingkat pemahaman murid Sekolah Dasar. Para murid diajak mengenali jenis-jenis sampah, mulai dari sampah organik, anorganik, hingga limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun), serta memahami cara memilah dan membuangnya dengan benar.
Murid kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan semangat, mulai dari penyampaian materi, sesi tanya jawab, hingga praktik sederhana memilah sampah. Suasana belajar yang fun membuat para murid mudah memahami materi yang disampaikan. Seluruh materi sosialisasi berhasil tersampaikan dengan baik kepada murid, yang tampak dari partisipasi aktif mereka selama kegiatan berlangsung.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program, Kelompok 5 KKN P2MB UPI menyerahkan aset berupa tempat sampah organik, tempat sampah anorganik, dan tempat sampah khusus limbah B3 kepada pihak SDN Sukakerti II. Penyerahan aset ini dilakukan secara simbolis kepada kepala sekolah SDN Sukakerti II dengan harapan dapat menjadi sarana pendukung penerapan pemilahan sampah di lingkungan sekolah secara berkelanjutan.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para guru SDN Sukakerti II. Mereka mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN P2MB UPI yang telah menghadirkan edukasi lingkungan yang praktis dan menyenangkan bagi para murid. Menurut para guru, sosialisasi semacam ini sangat bermanfaat karena mengajarkan anak-anak untuk peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sejak usia dini.
“Dengan adanya sosialisasi ini, anak-anak jadi lebih paham cara memilah sampah. Semoga kebiasaan baik ini terus mereka bawa sampai dewasa,” ujar salah satu anggota Kelompok 5 KKN P2MB UPI.

Kelompok 5 KKN P2MB UPI menyampaikan bahwa program SIPESAT dirancang agar tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi saja, tetapi juga meninggalkan sarana yang dapat digunakan sekolah untuk melanjutkan praktik pemilahan sampah. Ia berharap tempat sampah yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari murid di sekolah.
Dengan terselenggaranya sosialisasi SIPESAT, diharapkan tercipta kesadaran kolektif di lingkungan sekolah mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Program ini sejalan dengan fokus KKN P2MB UPI dengan topik “Sauyunan” pada penguatan masyarakat sehat dan aktif serta ketangguhan lingkungan, sekaligus mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 tentang kesehatan yang baik dan sejahtera, SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, serta SDG 13 tentang penanganan perubahan iklim. (Kelompok 5 KKN P2MB Desa Sukakerti)

