
Bandung, UPI
Sebanyak 50 orang yang terdiri atas mahasiswa dan dosen, terlibat dalam kegiatan Pelatihan Penulisan Berita, Media Sosial, dan Streaming. Mereka adalah para pengelola media sosial, pengelola website, dan pengelola publikasi di Prodi dan di Fakultas. Hadir juga para pengelola labolatorium termasuk pengelola laboratorium space x. Kegiatan berlangsung di Auditorium Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Lt. 6, Kampus UPI Jalan Dr. Setiabudhi 229 Bandung, Rabu, (7/5/2025).
Menurut Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FPEB UPI Dr. Yana Setiawan, S.Pd., M.M., kegiatan ini bernama FPEB Digital skill, yaitu salah satu pelatihan pengelolaan media digital yang dimiliki oleh FPEB dan juga program studi di FPEB.

“Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam penguasaan teknologi komunikasi dan media yang berbasis digital. Alasan yang kedua adalah bagaimana mereka terampil dalam pengelolaan media yang ada di masing-masing platform, yang dikelola oleh prodi dan fakultas,” ungkapnya lagi.

Sementara itu, lanjutnya, output yang diinginkan adalah mereka bisa menghasilkan rilis-rilis kegiatan yang diselengarakan oleh prodi masing-masing. Lebih dari itu, mereka juga bisa menghasilkan video untuk publikasi di youtube dan di media sosial.
Diharapkannya,”Publikasi yang dikelola oleh FPEB ini, diharapkan untuk bisa ditingkatkan lagi, utamanya dari sisi informasi. Dan tentunya kegiatan-kegiatan tersebut harus bisa diketahui oleh civitas academica FPEB demikian juga oleh publik atau masyarakat luas sehingga karya-karya yang dimiliki FPEB bisa terbaca atau terdokumentasikan.”
Kita juga harapkan adanya proses pembelajaran yang baru terkait dengan informasi-informasi yang disebarkan. Misalnya, contoh hari ini kita mempublikasikan prestasi-prestasi mahasiswa di 3 platfrom, yang pertama di Instagram, kedua di youtube, dan terakhhir laman di berita UPI.
“Nah, informasi-informasi berupa pemberitaan atau publikasi ini agar dapat menjadi inside dan motivasi nantinya bagi para mahasiswa FPEB untuk terus berprestasi. Intinya adalah, informasi-informasi yang kita sampaikan, diharapkan bisa menjadi bentuk pembelajaran ulang bagi civitas academica di FPEB dan juga menciptakan citra positif yang terbangun dari kegiatan-kegiatan dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan FPEB,” pungkasnya. (dodiangga)

