
Bandung, UPI
Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan sukses menyelenggarakan The 10th Global Conference on Business, Management, and Entrepreneurship (GCBME) 2025. Konferensi internasional yang digelar secara hybrid ini mengangkat tema “Transformational Leadership and Innovation for Business Sustainability” dan menjadi ajang akademik bergengsi yang mempertemukan 199 peserta dari berbagai negara, dengan 179 abstrak yang berhasil diseleksi dan dipresentasikan dalam sesi paralel.
Ketua panitia sekaligus Dekan FPEB UPI, Prof. Dr. Ratih Hurriyati, M.P.,CSBA menjelaskan bahwa GCBME ke-10 ini tidak hanya menjadi tonggak penting dalam pengembangan budaya akademik di lingkungan UPI, tetapi juga mencerminkan posisi strategis FPEB sebagai pelopor kolaborasi global dalam bidang bisnis, manajemen, dan kewirausahaan. Konferensi ini terselenggara atas kerja sama dengan sejumlah institusi mitra, yakni Universitas Cipasung Tasikmalaya, Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, Universitas Garut (UNIGA), Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI), Termez University (Uzbekistan), dan Ton Duc Thang University (Vietnam).
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu, Prof. Dr. Vanessa Gaffar, SE.,Ak.,MBA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa GCBME merupakan wujud konkret komitmen universitas dalam membangun sinergi keilmuan lintas disiplin, memperkuat jejaring akademik global, serta mendorong inovasi dalam pendidikan ekonomi dan bisnis. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi internasional sebagai strategi kunci dalam menghadapi tantangan transformasi digital dan keberlanjutan bisnis masa depan.
Konferensi ini juga menghadirkan para pembicara kunci bertaraf internasional yang memperkaya diskusi dan memperluas perspektif para peserta. Mereka adalah Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Republik Indonesia; Prof. Robert De Souza, B.Sc., M.Sc., Ph.D., Executive Director/CEO of The Logistics Institute – Asia Pacific; Dr. Nguyen Dinh Hoa, Dekan Fakultas Hubungan Perburuhan dan Serikat Buruh, Ton Duc Thang University, Vietnam; Dr. Andreawan Honora, Dosen Departemen Marketing, UWA Business School, The University of Western Australia; Dr. Masharyono, Dosen Program Studi Pendidikan Bisnis,FPEB, Universitas Pendidikan Indonesia.


Prof. Dr. Ratih Hurriyati, M.P.,CSBA menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh co-host, pembicara, peserta, dan panitia yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini. Ia menjelaskan bahwa seluruh artikel yang masuk telah melalui proses double-blind peer review dan akan dipublikasikan melalui Advances in Economics, Business, and Management Research (Atlantis Press, bagian dari Springer Nature) yang terindeks di Web of Science, CNKI, dan Google Scholar. Beberapa artikel unggulan juga berkesempatan diterbitkan di jurnal internasional bereputasi dan terindeks Scopus.
GCBME tahun ini dihadiri peserta dari berbagai negara, seperti: Korea Selatan, Uzbekistan, Arab Saudi, Malaysia, Vietnam, Ghana, dan berbagai daerah di Indonesia. Hal ini menegaskan karakter internasional GCBME 2025 sebagai forum ilmiah lintas budaya dan disiplin yang terus berkembang setiap tahunnya.
Prof. Dr. Ratih Hurriyati, M.P.,CSBA menjelaskan bahwa konferensi ini terbagi ke dalam lima parallel tracks, yakni: Perilaku Organisasi, Kepemimpinan, dan Manajemen SDM; Inovasi, Teknologi Informasi, Operasi, dan Manajemen Rantai Pasok; Manajemen Pemasaran; Manajemen Keuangan dan Akuntansi; Manajemen Strategis, Kewirausahaan, dan Isu-Isu Kontemporer. Kelima jalur ini mencerminkan isu-isu strategis dalam keberlanjutan bisnis di era transformasi digital saat ini.
Seluruh artikel yang dipresentasikan telah melalui proses peninjauan ilmiah ketat dengan mekanisme double-blind peer review. Naskah terpilih akan diterbitkan dalam Proceedings Series: Advances in Economics, Business, and Management Research oleh Atlantis Press (bagian dari Springer Nature), dan terindeks dalam Web of Science, CNKI, serta Google Scholar. Selain itu, sejumlah karya unggulan juga diundang untuk diproses lebih lanjut pada jurnal bereputasi yang terindeks Scopus, seperti Business Strategy and the Environment, Journal of Business Valuation and Economic Loss Analysis, Knowledge-Based Systems, dan SEEJPH.

Lebih dari sekadar forum presentasi ilmiah, GCBME 2025 menjadi ajang penguatan jejaring akademik internasional, pembentukan kolaborasi riset lintas negara, serta ruang refleksi kritis atas dinamika bisnis global. Dengan berakhirnya konferensi ini, FPEB UPI menegaskan kembali perannya sebagai pusat unggulan dalam riset dan pendidikan bisnis yang inklusif, berdaya saing global, dan berorientasi pada keberlanjutan.
GCBME 2025 berhasil membuktikan bahwa forum ilmiah bukan sekadar agenda rutin akademik, tetapi juga instrumen penting dalam membangun gagasan baru, memperkuat kualitas riset, serta mempersiapkan pemimpin-pemimpin masa depan dalam lanskap bisnis yang terus berkembang. UPI, melalui FPEB, kembali memperlihatkan peran strategisnya dalam mengorkestrasi kemajuan keilmuan dan kolaborasi global yang berdampak luas. (Prof. Dr. Ratih Hurriyati, M.P.,CSBA)

