Guru SLB Mutiara Bahari Mandiri Ikuti Pelatihan Modul Digital Interaktif pada Kesehatan Reproduksi Anak Autis

Pada Rabu (03/07/2024), program studi Pendidikan Khusus Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) di Kabupaten Sukabumi tepatnya di SLBN Mutiara Bahari Mandiri Sukabumi. Kegiatan P2M ini bertajuk “Pendampingan Penggunaan Modul Digital Interaktif dalam Pemahaman Kesehatan Reproduksi Anak Autis bagi Guru SLB Se-Kabupaten Sukabumi”. Kepala SLBN A Citeureup, Dra. Mulyani turut hadir beserta jajaran guru SLBN Mutiara Bahari Mandiri lainnya. Kegiatan P2M ini diikuti oleh 29 peserta yang merupakan guru – guru SLBN Mutiara Bahari Mandiri.

Topik yang dibahas dalam kegiatan P2M ini seputar anak dengan spektrum autistik, kesehatan reproduksi, pendidikan kesehatan reproduksi, dan juga modul digital interaktif mengenai kesehatan reproduksi untuk anak autis. Tujuan dari program P2M (Pendampingan Penggunaan Modul Digital Interaktif) dalam pemahaman kesehatan reproduksi anak autis bagi guru SLB se-Kabupaten Sukabumi adalah untuk memberikan pendampingan dan pelatihan kepada para guru SLB dalam menggunakan modul digital interaktif yang dirancang khusus untuk meningkatkan pemahaman mereka mengenai kesehatan reproduksi anak autis. Program ini diharapkan dapat membantu para guru dalam menyampaikan materi kesehatan reproduksi secara efektif dan sesuai dengan kebutuhan khusus anak autis, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan anak-anak autis di Kabupaten Sukabumi khususnya di SLBN Mutiara Bahari Mandiri.

Manfaat dari pendampingan penggunaan modul digital interaktif dalam pemahaman kesehatan reproduksi anak autis bagi guru di SLBN Mutiara Bahari Mandiri antara lain adalah peningkatan kompetensi dan keterampilan para guru dalam menggunakan teknologi digital untuk mengajarkan materi kesehatan reproduksi yang kompleks kepada anak autis. Selain itu, pendampingan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai cara-cara yang efektif dan sensitif dalam menyampaikan informasi kesehatan reproduksi, yang disesuaikan dengan kebutuhan khusus anak autis. Dengan demikian, para guru dapat lebih percaya diri dan terampil dalam mengelola pembelajaran yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup anak autis di SLBN Mutiara Bahari Mandiri. (kontributor Humas UPI: Oom Sitti Homdijah Prodi Pendidikan Khusus FIP)