
Bandung, UPI
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memastikan pelaksanaan hari pertama Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 berjalan lancar dan terkendali. Ujian yang digelar pada Selasa (21/4/2026) ini berlangsung kondusif di seluruh lokasi ujian dengan dukungan kesiapan sarana, prasarana, serta sistem pengawasan yang terintegrasi.
Pada hari pertama, tercatat sebanyak 3.078 peserta hadir mengikuti ujian di 13 gedung yang tersebar di lingkungan kampus UPI. Sementara itu, 82 peserta lainnya dilaporkan tidak hadir tanpa keterangan. Untuk memfasilitasi ujian ini, pihak universitas telah menyiapkan 3.169 unit komputer yang tersebar di enam kampus UPI, baik di Bandung maupun di daerah.
Kepala Kantor Komunikasi, Informasi, dan Pelayanan Publik UPI, Vidi Sukmayadi, menyatakan bahwa kelancaran hari pertama menjadi indikator kesiapan institusi dalam mendukung seleksi nasional.
“Pelaksanaan hari pertama UTBK berjalan lancar. Kami menerapkan sistem penyaringan ganda sebelum peserta masuk ruang ujian, didukung oleh 275 pengawas serta pengamanan dan jaringan yang stabil. Indikator kelancaran kami meliputi ketepatan waktu, kesiapan infrastruktur, serta minimnya gangguan teknis,” ujar Vidi.
Guna menjaga integritas dan kredibilitas ujian, UPI menerapkan pengawasan ketat. Selain mengerahkan 275 pengawas, setiap peserta wajib melalui pemeriksaan berlapis menggunakan detektor logam untuk mencegah penggunaan perangkat elektronik tersembunyi.
Selain aspek teknis, UPI juga memberikan perhatian khusus pada inklusivitas. Pada hari pertama, tercatat empat peserta berkebutuhan khusus—di antaranya tunadaksa, tunanetra, dan low vision—telah mengikuti ujian dengan pendampingan petugas terlatih.
Pelaksanaan UTBK-SNBT di UPI akan berlangsung selama 10 hari, yakni 21 hingga 30 April 2026. Ujian dibagi menjadi dua sesi setiap harinya, yakni sesi pagi (07.15–10.30 WIB) dan sesi siang (13.00–16.15 WIB), kecuali hari Jumat yang hanya menyelenggarakan satu sesi. Berdasarkan data per 5 April 2026, total peserta yang dijadwalkan mengikuti tes di seluruh lokasi UPI mencapai sekitar 19.400 orang.
Keberhasilan pelaksanaan hari pertama ini tidak terlepas dari sinergi antara pihak kampus dengan penyedia layanan listrik, penyedia jaringan internet, serta aparat keamanan. UPI berkomitmen untuk terus mempertahankan kualitas layanan, tata kelola, dan transparansi demi mendukung sistem seleksi nasional yang akuntabel. (RK)

