Bandung, UPI

Persoalan keberlanjutan menuntut kontribusi lintas bidang ilmu, termasuk fisika dan pendidikan fisika. Perspektif tersebut menjadi landasan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam penyelenggaraan The 3rd International Physics Conference (IPC) dan Seminar Nasional Fisika XII (SiNaFi XII) 2026.

Konferensi yang berlangsung di Auditorium FPMIPA UPI, Bandung, Sabtu (8/8/2026), mengusung tema “Strengthening the Contribution of Physics Research and Education to Achieve a Sustainable and Resilient World”. Tema tersebut menempatkan riset dan pendidikan fisika dalam konteks yang lebih luas, yakni kontribusinya terhadap pembangunan berkelanjutan dan ketahanan masyarakat.

Ketua pelaksana IPC–SiNaFi XII, Dr. Utami Widyaiswari, M.Si., mengatakan tema konferensi tahun ini tidak terlepas dari agenda Sustainable Development Goals (SDGs). Menurutnya, riset maupun pendidikan fisika memiliki peran dalam mendukung upaya mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

“Tema kami tidak terlepas dari SDGs, untuk memperkuat kontribusi dan kolaborasi dari riset di bidang fisika maupun pendidikan di bidang fisika untuk mencapai tujuan SDGs,” katanya.

Menurut Dr. Utami, konferensi menjadi ruang untuk mempertemukan hasil penelitian dengan perspektif pendidikan serta kemungkinan penerapannya. Materi yang disampaikan para pemateri diharapkan tidak hanya memperkaya pemahaman teoretis, tetapi juga membuka wawasan mengenai aplikasi fisika dalam kehidupan.

Ia menilai aspek aplikatif penting untuk memperlihatkan hubungan antara pengembangan ilmu fisika dengan perkembangan teknologi. Pemahaman terhadap prinsip-prinsip fisika, menurutnya, menjadi salah satu dasar dalam mengembangkan berbagai bentuk penerapan teknologi.

Dekan FPMIPA UPI, Prof. Dr. rer. nat. Adi Rahmat, M.Si., menyampaikan bahwa penelitian dan pendidikan perlu diarahkan tidak hanya untuk memajukan pengetahuan ilmiah, tetapi juga menghasilkan solusi terhadap tantangan global.

Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa fisika, pendidikan, dan inovasi memiliki peran dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat dan dunia.

Konferensi tersebut mempertemukan akademisi, peneliti, pendidik, mahasiswa, dan praktisi dari berbagai institusi untuk mendiseminasikan hasil penelitian dan mendiskusikan perkembangan fisika serta pendidikan fisika.

Melalui IPC–SiNaFi XII, UPI menempatkan pengembangan keilmuan fisika dalam konteks pembangunan berkelanjutan. Forum tersebut diharapkan melahirkan gagasan dan kolaborasi yang dapat menghubungkan kemajuan riset dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan keberlanjutan. (Adia / Varrel)