
UPI, Serang — Program Studi Sistem Informasi Kelautan, Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Serang, bekerja sama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Serang dan Pemerintah Desa Lontar, melaksanakan kegiatan hilirisasi teknologi monitoring kualitas air bagi masyarakat pesisir di Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (05/08).
Kegiatan yang dipimpin oleh Luthfi Anzani, S.Pd., M.Si., bersama tim mahasiswa yaitu Andrian Afriandi, Nelita Maharani, Nabil Abitah Razqa Bukhari, dan Tegar Dzaki Hakim, bertujuan untuk mendistribusikan inovasi teknologi tepat guna yang membantu petani rumput laut, tambak ikan, dan tambak udang dalam memantau kondisi perairan secara efektif.
Teknologi tersebut dirancang untuk mengukur berbagai parameter penting seperti suhu, salinitas, tingkat padatan terlarut (total dissolved solids atau TDS), dan arus air dalam satu perangkat portabel. Dengan alat ini, petani dapat memantau kualitas perairan secara praktis kapan pun dan di mana pun, sehingga pengelolaan budidaya dapat dilakukan dengan lebih efisien dan tepat sasaran.
Selain penyerahan perangkat, kegiatan ini juga diisi dengan sesi praktik langsung dan pendampingan penggunaan alat, yang diikuti dengan antusias oleh para peserta. Masyarakat setempat mendapat kesempatan untuk mencoba teknologi tersebut secara langsung dan memahami manfaatnya dalam menjaga kualitas lingkungan perairan.
“Hilirisasi ini bukan hanya tentang memberikan perangkat, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menggunakannya secara optimal untuk meningkatkan keberlanjutan usaha mereka,” ujar Luthfi Anzani, S.Pd., M.Si.

Melalui kegiatan ini, UPI Kampus Daerah Serang menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan solusi inovatif yang mendukung prinsip ekonomi biru (blue economy) serta pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan.
Kontributor: Tegar Dzaki Hakim

