Jakarta, UPI

Muhamad Abdul Aziz, Mahasiswa Program Studi Arsitektur, Fakultas Pendidikan Teknologi dan Industri (FPTI) berhasil meraih Juara 1 Nasional dalam Sayembara Desain Fasad Arsitektur “Future Arcologies: Facades for Self-Sustaining Building.” Kompetisi ini diselenggarakan oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta bekerja sama dengan PERAFI (Perkumpulan Ahli Fasad Indonesia).

Ajang Future Arcologies merupakan bagian dari rangkaian GAFA 2025 (Glasstech Asia & Fenestration Asia), pameran teknologi kaca dan fasad terbesar di kawasan Asia, dengan pengumuman pemenang pada 7 November 2025.

Karya Aziz yang berjudul “Paper Slice Tower” mengusung konsep fasad adaptif berkelanjutan pada bangunan mixed-use 15 lantai di kawasan Menteng, Jakarta. Desain ini menonjolkan kemampuan fasad sebagai sistem regeneratif dan self-sustaining bagi bangunan urban. Beberapa pendekatan utama dalam karyanya meliputi:

1. Adaptasi dan Ketahanan Iklim

Melalui penggunaan fasad GFRC berbentuk irisan melengkung (Paper Slices) yang berfungsi sebagai sun shading masif, desain ini mampu menurunkan nilai Solar Heat Gain Coefficient (SHGC) hingga 80%, sehingga berpotensi menghemat energi pendinginan pasif hingga 25%.

2. Integrasi Ekologi

Konsep Ring of Green” menghadirkan vegetasi vertikal pada struktur fasad yang mendukung biodiversitas mikro sekaligus mengurangi Urban Heat Island Effect (UHI) di kawasan urban padat.

3. Prinsip Self-Sustaining dan Materialitas Rendah Karbon

Desain ini mengintegrasikan Building Integrated Photovoltaic (BIPV) sebagai sistem energy reserve, serta penggunaan material GFRC berbasis agregat daur ulang sesuai prinsip ekonomi sirkular.

Prestasi ini memperlihatkan bahwa mahasiswa Arsitektur FPTI UPI tidak hanya unggul dalam estetika desain, tetapi juga mampu menawarkan solusi arsitektur berbasis kinerja yang menjawab tantangan iklim tropis perkotaan dan kebutuhan pembangunan berkelanjutan.

Selain menjadi kebanggaan akademik, pencapaian ini sekaligus mendukung komitmen UPI terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya: SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui inovasi teknologi fasad; SDG 11 – Kota dan Permukiman Berkelanjutan, melalui desain bangunan adaptif dan ramah lingkungan; dan SDG 13 – Penanganan Perubahan Iklim, melalui pengurangan emisi dan peningkatan efisiensi energi.

Keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa vokasional UPI untuk terus berinovasi, berkarya, dan mengambil peran dalam menjawab isu-isu global melalui pendekatan desain yang kreatif, berkelanjutan, dan berdampak nyata (Muhamad Abdul Aziz/H.H)