Washington DC, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus memperluas kiprahnya di tingkat internasional melalui pengembangan pendidikan dan Bahasa Indonesia di Amerika Serikat. Langkah tersebut diwujudkan melalui kerja sama antara UPI dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Washington DC dalam pengembangan program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA).

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) oleh Rektor UPI Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A. dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Indroyono Soesilo di Washington DC, Jumat (31/7/2026).

Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari upaya UPI memperluas jangkauan pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat global, khususnya di Amerika Serikat. Melalui kerja sama ini, UPI dan KBRI Washington DC akan mengembangkan program BIPA sebagai salah satu sarana pembelajaran sekaligus pengenalan bahasa dan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.

Dalam implementasinya, UPI akan menugaskan empat pengajar profesional Bahasa Indonesia–Inggris untuk memberikan pembelajaran secara daring kepada peserta di Amerika Serikat. Kehadiran para pengajar tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia sekaligus mendukung pengembangan BIPA di luar negeri.

Bagi UPI, BIPA merupakan bagian penting dari internasionalisasi pendidikan dan Bahasa Indonesia. Pembelajaran BIPA tidak hanya diarahkan pada peningkatan kemampuan berbahasa, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kebudayaan, nilai, dan identitas Indonesia kepada masyarakat dunia.

UPI selama ini telah mengembangkan pembelajaran BIPA bagi peserta dari berbagai negara dengan beragam tingkat kemampuan, mulai dari tingkat dasar, menengah, hingga mahir. Pengembangan tersebut juga didukung melalui pendidikan formal pada jenjang pascasarjana.

Salah satunya melalui Program Magister Pendidikan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing yang dikembangkan untuk menghasilkan tenaga profesional dan akademisi dengan kompetensi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia bagi masyarakat internasional.

Pengembangan BIPA memiliki posisi semakin strategis seiring meningkatnya pengakuan terhadap Bahasa Indonesia di tingkat global. Pada November 2023, Bahasa Indonesia ditetapkan sebagai salah satu bahasa resmi Sidang Umum UNESCO. Momentum tersebut membuka peluang lebih luas bagi perguruan tinggi untuk berkontribusi dalam penginternasionalan Bahasa Indonesia melalui pendidikan, penelitian, dan kerja sama internasional.

Selain mengembangkan BIPA bersama KBRI Washington DC, UPI juga memperluas jejaring akademiknya dengan perguruan tinggi di Amerika Serikat. Salah satunya melalui kerja sama dengan Indiana University Bloomington dalam bidang pendidikan.

Kolaborasi tersebut membuka peluang pengembangan pendidikan pada jenjang magister dan doktor bagi mahasiswa Indonesia, termasuk melalui dukungan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Kerja sama juga diarahkan pada pengembangan kolaborasi penelitian antara akademisi UPI dan Indiana University Bloomington dalam bidang pendidikan.

Pengembangan jejaring tersebut menjadi bagian dari langkah UPI dalam meningkatkan mobilitas akademik, memperluas kolaborasi penelitian, serta mendorong pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam lingkungan pendidikan global.

Melalui kolaborasi dengan KBRI Washington DC dan perguruan tinggi di Amerika Serikat, UPI terus mengambil peran dalam diplomasi pendidikan Indonesia. Bahasa dan pendidikan menjadi instrumen strategis untuk membangun hubungan antarmasyarakat sekaligus memperkenalkan Indonesia secara lebih luas kepada komunitas internasional.

Kerja sama tersebut juga sejalan dengan komitmen UPI dalam memperluas jejaring global serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi terhadap penginternasionalan Bahasa Indonesia dan pengembangan pendidikan Indonesia di tingkat dunia. (RK)