Bandung, UPI

Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Nanan Soekarna, memberikan pesan inspiratif kepada para wisudawan dan wisudawati dalam acara wisuda UPI. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa para lulusan diharapkan tidak hanya membawa pulang gelar akademik, tetapi juga kesadaran tentang tujuan hidup, nilai yang harus dijaga, dan manfaat yang hendak diberikan kepada masyarakat yang dilaksanakan di Gymnasium UPI Jl. Dr. Setiabudi No. 229 Bandung. Selasa (13/10/2026).

Pesan tersebut dirangkum melalui tema “Dari UPI untuk Negeri: Bertumbuh, Melesat, dan Berdampak”. Nanan Soekarna menjelaskan bahwa “bertumbuh” memiliki arti kemampuan untuk berkembang dan menjadi pribadi yang semakin matang. “Melesat” berarti talenta, karier, dan karya menemukan jalan kemajuannya, sedangkan “berdampak” bermakna bahwa kehadiran para lulusan harus membawa kebaikan bagi kehidupan.

Selain itu, Ketua MWA UPI juga mengajak para lulusan untuk memaknai filosofi Gedung Isola. Beliau berpesan agar para lulusan selalu menyisihkan ruang untuk merenung, menata nilai, dan menemukan tujuan sebelum kembali mengabdi. Para alumni juga didorong untuk membawa jati diri UPI, yaitu Religius, Edukatif, dan Ilmiah (REI), serta mewujudkan visi universitas sebagai Pelopor dan Unggul (Leading and Outstanding) dengan berani mengambil inisiatif dan dapat diandalkan.

Dalam menjalani kehidupan, Nanan Soekarna mengingatkan tiga mandat utama bagi para lulusan, yaitu mengabdi dan beribadah kepada Allah, menjalankan amanah sebagai khalifah atau pemimpin, serta bertanggung jawab untuk memakmurkan bumi dengan cara memperbaiki kehidupan dan menjaga lingkungan.

Untuk mencapai tujuan tersebut, beliau membekali wisudawan dengan tiga pedoman nilai utama (core values), yakni Values for Value (VFV): Menjadikan nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, keadilan, dan kepedulian sebagai landasan dalam meraih keberhasilan, Full Commitment No Conspiracy (FCNC): Menjalankan amanah dengan sepenuh hati, menepati janji, membangun kerja sama yang sehat, serta menjauhi persekongkolan hingga manipulasi dan Integrity Defender (IG): Menjadi pribadi yang membela integritas, menyelaraskan pikiran, ucapan, dan perbuatan, serta berani menolak penyimpangan.

Ketiga pedoman tersebut harus diwujudkan melalui Legal and Legitimate Action, di mana setiap tindakan harus sesuai dengan hukum dan kewenangan, tepat secara teknis, benar secara etika, dan bebas dari konflik kepentingan.

Ketua MWA Nanan Soekarna memberikan doa dan harapan besar bagi para alumni. “Semoga kalian sukses dalam kehidupan dunia, bahagia di hati, dan barokah melalui manfaat yang menjadi bekal kehidupan abadi,” tuturnya.

Beliau juga berpesan agar para lulusan tetap terhubung dengan keluarga besar UPI dan terus menjaga kredibilitas diri serta reputasi almamater. (RI/RK/DN)