Khutbah Jum’at di Masjid Al Furqon (24/7), dengan Khotib Prof.Dr.Cecep Darmawan,SH.,MH menyampaikan pesan selain perlunya penguatan iman dan takwa kpd Allah SWT. Hal lainnya adalah a.l. sbb.

Pertama, perlu terus mensyukuri atas segala nikmat yang telah Allah SWT limpahkan. Qur’an Surah An Nahl 18, wa in ta’uddu ni’matallahi laa tuhsuhaa, innallaha lagafurur rahim. Dan jika kamu menghitung hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Begitu banyak nikmat dan karunia yang Allah anugrahkan, semua demi kemaslahatan manusia.

Kedua, Allah SWT menciptakan manusia untuk beribadah kepadanya. Allah SWT berfirman dalam Al Qur’an surah Adz Dzariyat   56. Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu. Ada dua jenis ibadah. Yaitu (1) ibadah mahdah yaitu ibadah yg  berkaitan langsung dg ritual atau amalan khusus yg ditetapkan Allah dan Rosululloh contoh sholat, puasa; dan (2) ibadah ghairu mahkdah, yaitu ibadah yg bersifat umum dan berkaitan dengan amalan kehidupan sehari hari. Niatkan setiap hari utk ibadah kepada Allah karena dunia hanya sementara dan kehidupan akhirat kekal selamanya. KTP Dunia sementara, lakukan yg terbaik sbg bekal amal. KTP Akhirat abadi, tempat tinggal selamanya. Oleh sebab itu niatkan semua aktifitas kita untuk  beribadah kpd Allah. Ketika kita tidurpun, kalau diniatkan ibadah, in sya Allah sebagai amal kebajikan.

Ketiga, ingatlah selalu kepada Allah. Hati menjadi  tentram. Allah SWT berfirman Orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tentram. Sebaliknya, orang yang tidak menurut perintah Allah, berbuat curang, koruptif hatinya tidak akan tenang.

Keempat, ada 4 hal kebahagiaan yg bersumber dari Hadist. Yaitu, istri yang sholehah, pendamping hidup yang menyejukan; Anak2 yg baik yg berbakti pd orangtuanya dan anak sholeh sholehah; Teman sepergaulan dan kolega yg baik; Rizki yg diperoleh secara halal walupun terbatas dan tak limpahruah. (Laporan Dinn Wahyudin)