
Bandung, UPI
Olahraga tidak hanya menjadi ruang untuk menguji kemampuan fisik dan meraih kemenangan, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam penyelenggaraan Rektor UPI Cup 2026, Kejuaraan Invitasi Tenis Lapangan Beregu Kategori Umur (KU), yang menjadi bagian dari peringatan Dies Natalis ke-72 Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Kejuaraan yang berlangsung pada 17–18 Oktober 2026 di Lapangan Tenis Indoor Kampus UPI, Bandung, tersebut menghadirkan pertandingan beregu yang menempatkan kekompakan sebagai salah satu unsur penting dalam kompetisi. Melalui format ini, keberhasilan tidak hanya bergantung pada kemampuan masing-masing pemain, tetapi juga pada koordinasi dan tanggung jawab bersama.
Dalam sambutan tertulisnya, Rektor UPI, Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A., menyampaikan bahwa Rektor UPI Cup 2026 diharapkan menjadi ruang perjumpaan untuk mempererat silaturahmi, membangun persaudaraan, serta menumbuhkan budaya hidup sehat melalui olahraga.
“Setiap pertandingan merupakan kesempatan untuk menunjukkan kerja keras, kedisiplinan, kerja sama, dan penghormatan terhadap sesama,” demikian disampaikan Rektor dalam sambutan tertulisnya.
Menurut Rektor, format pertandingan beregu mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya bertumpu pada kemampuan individu. Kekompakan dan tanggung jawab bersama menjadi bagian penting dalam mencapai tujuan tim.
Pesan tersebut menempatkan olahraga sebagai aktivitas yang memiliki nilai lebih luas daripada persaingan untuk memperoleh gelar juara. Dalam sebuah pertandingan, peserta juga berhadapan dengan tuntutan untuk mematuhi aturan, menghargai lawan, menerima hasil pertandingan, serta menjaga hubungan baik dengan sesama peserta.

Nilai-nilai itu relevan dengan kehidupan di lingkungan perguruan tinggi, yang menuntut kemampuan bekerja sama, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam menjalankan berbagai kegiatan akademik maupun kemahasiswaan. Namun, penanaman nilai tersebut tidak berhenti pada penyelenggaraan kompetisi, melainkan perlu tercermin dalam perilaku peserta selama dan setelah pertandingan.
Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, Technical Delegate, perangkat pertandingan, dan seluruh pihak yang mendukung kejuaraan. Ia berharap Rektor UPI Cup 2026 menghadirkan kompetisi yang bermartabat, persaingan yang sehat, serta persaudaraan yang tetap terjaga setelah pertandingan berakhir.
Penyelenggaraan kejuaraan ini menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis UPI ke-72 yang mengusung tagline “Melesat Berdampak”. Melalui kegiatan olahraga, peringatan Dies Natalis tidak hanya menjadi momentum untuk merayakan perjalanan universitas, tetapi juga ruang perjumpaan bagi peserta untuk membangun kebersamaan dan menjunjung sportivitas. (RK)

