
Subang, UPI
Mahasiswa Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan (P2MB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang Kelompok 1 berhasil mendata dan mendaftarkan 55 titik lokasi di Dusun 1, Desa Pakuhaji, Kabupaten Subang ke dalam Google Maps. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung selama lima hari, mulai 5 hingga 9 Oktober 2026.
Inisiatif bernama Program LOKITA (Lokasi UMKM dan Informasi Titik Akses) ini hadir sebagai solusi atas minimnya data spasial digital di wilayah tersebut. Sebelum program berjalan, mayoritas usaha warga dan fasilitas umum di Dusun 1 belum terdaftar di peta digital, sehingga menyulitkan navigasi pendatang sekaligus membatasi potensi promosi pelaku usaha lokal.
Pelaksanaan program dimulai dari koordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk menentukan cakupan wilayah dan kategori lokasi. Setelah itu, mahasiswa melakukan verifikasi lapangan guna mengumpulkan data nama, alamat, kategori, serta dokumentasi foto, sebelum diunggah dan dikonfirmasi ulang bersama pemilik lokasi.
Dari total 55 titik yang terintegrasi ke Google Maps, sebarannya mencakup 40 unit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), 12 tempat ibadah, serta 3 fasilitas umum.
Sekretaris Desa Pakuhaji, Nandang Komara, mengapresiasi kontribusi para mahasiswa. Menurutnya, hasil pemetaan digital tersebut memperkuat basis data desa dan mempermudah pendatang mengenali potensi wilayah Pakuhaji.
“Sebagai perwakilan pemerintah desa, kami bangga dan mendukung program ini. Program ini membantu memperkenalkan tempat UMKM di Desa Pakuhaji, memudahkan tamu mencari tempat, nama, dan detail lain yang dibutuhkan, serta hasilnya dapat diakurasikan dengan data desa,” ujar Nandang.
Dampak positif juga dirasakan langsung oleh pelaku usaha setempat. Suci, pemilik Toko Asya, mengaku keberadaan titik navigasi digital ini sangat membantu usahanya.
“Alhamdulillah, sangat bermanfaat. Lokasinya kini lebih mudah ditemukan. Jika dibandingkan dengan dahulu, mencari lewat maps masih cenderung sulit, tetapi sekarang lokasinya benar-benar sudah akurat,” ungkap Suci.
Selain mempermudah akses navigasi bagi masyarakat, kurir, dan pendatang, program ini turut menyediakan basis data lokasi digital bagi pemerintah desa. Sebagai langkah keberlanjutan setelah masa pengabdian selesai, Kelompok 1 P2MB UPI berencana menyerahkan seluruh data pemetaan sekaligus memberikan pemdampingan singkat kepada perangkat desa agar pembaruan data dapat dilakukan secara mandiri. (DN)

