Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bekerja sama langsung dengan Google Indonesia menggelar kegiatan bertajuk “Gemini Goes to Campus” pada 26–27 Agustus 2026 di Gedung Ahmad Sanusi, Kampus UPI Bandung, acara ini disambut antusias oleh ratusan mahasiswa yang ingin mengenal lebih dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia pendidikan.

Melalui program ini, para peserta diajak untuk mengeksplorasi seluk-beluk serta keunggulan kecerdasan buatan Google Gemini secara interaktif. Untuk melengkapi alur kegiatan, setiap mahasiswa yang hadir dibekali kartu khusus untuk mengumpulkan cap (stamp) di lima stasiun booth berbeda. Setiap booth menyajikan tantangan dan edukasi interaktif, mulai dari zona “Bebas Ngide” yang mengasah kreativitas dalam pembuatan prompt, hingga zona “Tanya-Tanya” yang berfokus pada eksplorasi fitur jawaban dan analisis Gemini. Mahasiswa yang berhasil mengumpulkan kelima stamp berhak mendapatkan merchandise eksklusif dari Google Indonesia.

Kehadiran acara ini mendapatkan respon positif dari para mahasiswa UPI yang mengikuti jalannya kegiatan dari stasiun ke stasiun. Meisya Refanti Hidayat, mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) UPI, menyampaikan bahwa pengalamannya mengelilingi seluruh booth memberikan wawasan baru tentang bagaimana AI dapat menunjang perkuliahan.

“Tadi kita diberikan lima zona atau lima misi, yang di mana setiap misinya kita bisa mengetahui lebih lanjut mengenai keunggulan-keunggulan dari Gemini tersebut. Terutama di bagian zona ‘Bebas Ngide’, kita diajarin bagaimana caranya membuat ide-ide baru dari Gemini,” ujar Meisya.

Meski merasa sangat terbantu oleh kehadiran teknologi AI dalam aktivitas akademik sehari-hari, Meisya juga menekankan pentingnya batasan dan etika penggunaan AI bagi kalangan pelajar. “Sangat sering membantu, tapi tentunya dalam menggunakan AI kita juga harus bijak. Jangan sepenuhnya dari AI, tapi kita juga harus menganalisis kembali,” tambahnya.

Hal senada diungkapkan oleh Khirani Mustika Sari, yang juga merupakan mahasiswa Prodi PPKn UPI. Bagi Kirani, interaksi di zona “Tanya-Tanya” menjadi momen paling berkesan karena dapat mencoba langsung fleksibilitas Gemini dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan kompleks.

“Pengalaman untuk hari ini sangat seru dan saya mendapatkan beberapa pengetahuan lebih mengenai Google Gemini. Semoga harapannya ke depan mahasiswa UPI bisa memanfaatkan kegiatan seperti ini untuk menambah wawasan akademik yang belum kita ketahui sebelumnya,” tutur Kirani.

Melalui kolaborasi strategis antara pihak Rektorat UPI dan Google Indonesia ini, diharapkan para mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi yang aktif, melainkan juga pengguna yang kritis, etis, dan bijak dalam memanfaatkan kecerdasan buatan demi menunjang prestasi serta kegiatan pembelajaran di kampus. (Naufal & Varrel_Caraka Muda)