
Bandung, 24 Juni 2025
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Sekolah Pascasarjana resmi membuka kegiatan Orientasi Akademik Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan bagi Guru Madrasah Mata Pelajaran Umum Tahun 2025. Sebanyak 2.689 guru madrasah dari seluruh Indonesia mengikuti kegiatan ini yang diselenggarakan secara hybrid, menggabungkan luring dan daring.
Sebanyak 17 peserta hadir langsung di Kampus UPI Bandung, sementara 2.672 lainnya mengikuti secara daring dari berbagai wilayah. Kegiatan ini merupakan langkah awal penting dalam menyiapkan guru profesional melalui program PPG yang terstruktur dan berstandar nasional.
Ketua Program Studi PPG SPs UPI, Prof. Dr. Asep Herry Hernawan, M.Pd., menjelaskan bahwa para peserta telah dinyatakan lulus seleksi akademik dan administrasi melalui sistem EMIS GTK. Dari total kuota 2.700 orang, sebanyak 2.689 peserta telah resmi melakukan lapor diri.

“Kegiatan ini bukan hanya orientasi biasa, tetapi titik awal perjalanan profesional para guru untuk meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan madrasah,” ujar Prof. Asep.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Inovasi, Kebudayaan, dan Sistem Informasi UPI, Prof. Dr. H. Agus Rahayu, M.P., yang menyampaikan bahwa profesi guru sangat dinamis dan memerlukan kesiapan mental dan akademik.
“UPI menyambut para peserta PPG dengan sukacita. Semoga proses ini berjalan lancar, bermanfaat, dan membawa keberkahan bagi dunia pendidikan kita,” katanya.
Direktur Sekolah Pascasarjana UPI, Prof. Dr. A. Juntika Nurikhsan, M.Pd., turut hadir dan menyoroti pentingnya PPG dalam membangun peradaban bangsa.
Program PPG Dalam Jabatan bagi Guru Madrasah ini merupakan hasil kerja sama antara UPI sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dan Kementerian Agama RI, dalam rangka peningkatan kualitas tenaga pendidik madrasah.
“Pendidikan adalah hal krusial dan harus dilandasi oleh kebijaksanaan. Hampir 50% mahasiswa di UPI saat ini berasal dari program PPG,” ungkap Prof. Juntika.
Kegiatan orientasi ini menjadi tonggak penting dalam pelaksanaan PPG 2025, sebagai wujud kehadiran negara dalam mendukung peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru. (Hany H | CS)

