Bandung-Bali,
Sebagai bagian dari rangkaian pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh dosen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) dan organisasi FAM Health (First Aid Mental Health), pelatihan daring bertajuk “Optimalisasi Kesehatan Mental Mahasiswa Undiksha: Pelatihan Penyusunan Bahasa Terapeutik Berbantuan Kecerdasan Buatan (AI)” telah sukses diselenggarakan. Kegiatan ini dilaksanakan pada dua sesi, yakni pada 21 Juli 2024 dan 2 Agustus 2024, secara daring melalui platform Zoom.

Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melatih mahasiswa serta tenaga kesehatan dalam memanfaatkan teknologi AI, khususnya dalam penyusunan bahasa terapeutik yang dapat digunakan untuk mendukung terapi kesehatan mental. Rangkaian pelatihan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh para dosen UPI yang dipimpin oleh Dr. Jatmika Nurhadi, S.S., M.Hum. sebagai pemateri utama.
Selain Dr. Jatmika Nurhadi, pelatihan ini juga melibatkan beberapa pemateri ahli dari UPI, termasuk Dr. Yostiani Noor Asmi Harini, S.S., M.Hum., Undang Sudana, S.S., M.Hum., Drs. Kholid Abdullah Harras, M.Pd., Sri Wiyanti, S.S., M.Hum., Istiqomah Putri Lushinta, S.Pd., M.Pd., Atika Rahma Amalia, Fidyanie Amelia Budiartie, Irza Fibrianqi Azizi, dan Helda Nur Azizah. Setiap pemateri memberikan kontribusi dalam menjelaskan bagaimana teknologi kecerdasan buatan (AI), khususnya Natural Language Processing (NLP), dapat diintegrasikan dengan terapi kesehatan mental untuk menyusun skrip terapeutik yang relevan dan personal.
Pada sesi pertama yang dilaksanakan pada 21 Juli 2024, peserta diperkenalkan dengan konsep dasar bahasa terapeutik dan pentingnya peran AI dalam membantu menyusun dan mengoptimalkan skrip terapi yang digunakan untuk mendukung kesehatan mental. Dr. Jatmika Nurhadi, sebagai pemateri utama, menjelaskan bagaimana teknologi ini dapat mempermudah terapis dalam memberikan solusi terapeutik yang tepat sasaran dan disesuaikan dengan kebutuhan pasien.
Sesi kedua pada 2 Agustus 2024 berfokus pada pelatihan praktis di mana para peserta dibimbing dalam menyusun skrip terapeutik secara langsung menggunakan AI. Workshop ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang terdiri dari mahasiswa Undiksha, anggota FAM Health, dan mahasiswa UPI. Setiap kelompok mendapatkan kesempatan untuk melakukan simulasi penyusunan skrip berbasis AI dan kemudian mempresentasikan hasilnya. Kegiatan ini dinilai sangat membantu dalam meningkatkan keterampilan peserta dalam mengintegrasikan AI dalam terapi kesehatan mental.
Dr. Yostiani Noor Asmi Harini, salah satu pemateri, menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin antara dunia akademik dan praktisi kesehatan mental untuk menghasilkan solusi inovatif yang dapat meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan mental. Hal ini sejalan dengan misi FAM Health yang mendukung peningkatan kesejahteraan mental masyarakat luas.
Pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian kerja sama strategis antara UPI, Undiksha, dan FAM Health dalam memperkenalkan teknologi AI sebagai alat bantu untuk meningkatkan kesehatan mental. Diharapkan, program ini akan menjadi model bagi institusi pendidikan lain dan organisasi kesehatan mental dalam mengimplementasikan teknologi inovatif di bidang terapi dan konseling kesehatan mental.
Kontributor: Atika Rahma Amalia

