Pada hari Jumat, tanggal 11 Juli 2025  bertempat di desa Cikole , Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, telah dilaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Program ini diketuai oleh Prof. Dr. Prayoga Bestari, M.Si., yang juga menjadi motor penggerak utama dalam pelaksanaan kegiatan. Didampingi oleh tim pengabdian pada masyarakat, yaitu. Dr. Suryadi, S.Pd., M.Pd., Ratna Fitria M.Pd dan tim ini juga melibatkan mahasiswa yang antusias dan berdedikasi, antara lain Arya Destian, S.Pd., Gr., M. Rasyid, dan Zahwa Alya.

Tim pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemanfaatan sampah plastik yang melimpah di Desa Cikole. Melalui program ini dengan teknologi pirolis, mereka memperkenalkan teknologi konversi sampah plastik menjadi bahan bakar yang dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari. Program ini tidak hanya memberikan solusi praktis untuk masalah sampah plastik, tetapi juga memberikan manfaat ekonomis bagi masyarakat setempat.

Kegiatan dalam pengabdian ini merupakan bentuk pengembengan desa binaan dengan tujuan mensosialisasikan teknologi pengolahan sampah plastik menggunakan metode pirolis, memberikan pelatihan teknis kepada masyarakat dalam mengoperasikan alat pirolis, meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah plastik berbasis teknologi ramah lingkungan, memberikan alternatif sumber energi terbarukan yang berasal dari sampah plastik, mendorong pemberdayaan masyarakat melalui penguatan ekonomi dari hasil pengelolaan sampah.

Kegiatan ini dihadiri oleh para pemuda yang terhimpun dalam Karang Taruna desa Cikole rangkaian kegiatan pengabdian ini meliputi sosialisasi dan edukasi masyarakat mengenai dampak plastik dan manfaat pirolis, pelatihan pengoperasian alat pirolis untuk menghasilkan bahan bakar minyak dari sampah plastik, demonstrasi langsung pengelolaan sampah plastik menjadi bahan bakar, evaluasi dan diskusi tindak lanjut untuk berkelanjutan program.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, antusias, dan diikuti secara aktif oleh seluruh peserta, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi awal perubahan dalam mengelola sampah plastik di desa Cikole, serta mendorong inovasi lingkungan dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Kontributor: Suryadi dan Tim