
Dok: KKIPP (2025).
LEMBANG, 29 Agustus 2025 – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Retret Kepemimpinan dan Bela Negara bagi pejabat struktural periode 2025–2030 di Dodik Rindam III/Siliwangi, Lembang, pada 27–29 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai kepemimpinan, loyalitas, integritas, serta semangat kebangsaan seluruh pimpinan baru UPI.
Retret ini diikuti oleh jajaran pejabat struktural UPI, mulai dari para wakil rektor, dekan, wakil dekan, direktur kampus daerah, kepala biro, kepala direktorat, ketua prodi, hingga kepala unit pendukung lainnya. Tingkat partisipasi peserta mencapai 93 persen dari total pejabat baru yang telah dilantik.
Rektor UPI, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menyatukan arah visi dan strategi kelembagaan, sekaligus menanamkan nilai bela negara sebagai bagian dari karakter kepemimpinan akademik.
“UPI harus hadir sebagai universitas pelopor dengan tata kelola yang unggul dan berdaya saing global. Retret ini menjadi wadah konsolidasi agar seluruh pimpinan berjalan dalam satu komando, dengan semangat kolaboratif dan integritas yang kuat,” ujarnya.
Selain itu, retret juga menekankan pentingnya loyalitas terhadap kepemimpinan universitas, penguatan budaya kerja kolaboratif, serta kesadaran akan hak dan kewajiban dalam struktur organisasi. Nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan semangat bela negara menjadi pilar utama yang dibangun selama kegiatan.
Sejumlah tokoh nasional hadir memberikan materi, di antaranya:
- Ketua Majelis Wali Amanat UPI, Komjen Pol (Purn) Drs. Nanan Soekarna
- Direktur Kelembagaan Kemendikti Saintek, Prof. Dr. Mukhamad Najib, STP., MM.
- Plt. Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Prof. Dr. med. Setiawan, dr.
- Inspektur Jenderal Kemdikti Saintek, Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H.
- Founder ESQ Leadership Center, Dr. (H.C.) Ary Ginanjar Agustian
- Founder & Chair of MCorp, Dr. (H.C.) Hermawan Kartajaya, S.M., M.Sc.
Para narasumber menekankan pentingnya integritas kepemimpinan, etos kerja profesional, strategi menghadapi tantangan pendidikan tinggi, serta penguatan daya saing universitas dalam skala global.
Kegiatan retret ini juga menjadi ruang refleksi sekaligus penyusunan komitmen personal dan institusional bagi seluruh pejabat baru. Komitmen tersebut nantinya akan diterjemahkan ke dalam aksi nyata dalam mendukung visi UPI sebagai universitas pelopor dan unggul di Asia, sejalan dengan agenda nasional Dikti Saintek Berdampak.
Dengan berakhirnya kegiatan, seluruh pimpinan UPI periode 2025–2030 diharapkan semakin solid, disiplin, serta mampu membawa universitas ke arah yang lebih maju, inovatif, dan berdaya saing internasional. (RK 08/25)

