Bandung, UPI — Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-71 Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Perpustakaan UPI sukses menyelenggarakan Internasional Webinar & Lokakarya bertajuk “AI and the Future of Education: Unveiling the Role of Artificial Intelligence in Education and Librarianship”, Kamis (2/10). Kegiatan ini menjadi ajang akademik berskala global yang membahas peran kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI) dalam transformasi dunia pendidikan dan kepustakawanan.

Kegiatan yang berlangsung secara daring ini diikuti sebanyak 217 peserta yang terdiri dari pustakawan, dosen, dan mahasiswa dari berbagai wilayah Indonesia ini merupakan hasil kolaborasi antara Perpustakaan UPI, University of the Philippines Diliman, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI), serta mendapat dukungan dari IGroup dan PT Jayamas Dwi Perkasa (Air Mineral Sierra).

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Penjaminan Mutu UPI, Prof. Dr. Vanessa Gaffar, SE., Ak., MBA., menekankan bahwa forum ini menjadi ruang strategis untuk berbagi pengetahuan dan membangun kerja sama riset lintas disiplin.

“AI telah membawa perubahan besar dalam pendidikan, penelitian, dan layanan informasi. Melalui kegiatan seperti ini, kita menyiapkan ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ungkapnya

Acara dibuka oleh Kepala Perpustakaan UPI, Dr. Riche Cynthia Johan, M.Si., yang menegaskan pentingnya memahami potensi transformatif AI bagi masa depan pendidikan.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menggali potensi AI, bukan hanya sebagai alat bantu, tetapi juga sebagai jembatan kolaborasi dan inovasi bagi insan akademik,” ujarnya.

Webinar menghadirkan dua pembicara utama yang memberikan perspektif global dan praktis terkait penerapan AI. Asst. Prof. Dan Anthony Dorado dari University of the Philippines Diliman membawakan materi “The Role of AI in Modern Library Services”, yang mengulas bagaimana AI mentransformasi layanan perpustakaan menjadi lebih efisien dan humanis.
Sementara itu, Prof. Lala Septem Riza, M.T., Ph.D. dari UPI menjelaskan topik “Gen AI for Research, Teaching, and Learning”, menyoroti bagaimana teknologi AI generatif dapat dioptimalkan untuk mendukung pembelajaran, riset, dan pengajaran di era digital.

Masih dalam acara yang sama, dilaksanakan juga lokakarya paralel yang terbagi dalam tiga kelas tematik yang menghadirkan pendekatan praktis terhadap penerapan AI, antara lain:

  • Designing AI Assistants for Libraries & Schools oleh Tri Agung Yogaswara, S.S.I.,
  • AI in Library Studies: A Textual Analysis oleh Faizhal Arif Santosa, S.I. Pust., dan
  • AI Tools for Classroom Learning in Schools oleh M. Ridwan Sutisna, M.Pd.

Melalui kegiatan ini, Perpustakaan UPI menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendukung transformasi digital pendidikan tinggi yang inklusif dan berkelanjutan. AI bukan sekadar tren teknologi, tetapi menjadi katalis penting dalam memperkuat peran pustakawan, dosen, dan mahasiswa sebagai penggerak inovasi menuju masa depan pendidikan yang cerdas dan adaptif.

Kontributor: HR