Bandung, UPI

Retreat Kepemimpinan dan Bela Negara Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui surat Rektor Prof. Didi Sukyadi, M.A., Nomor: B-6136/UN40/KP.07.07/2025, mengundang Para Wakil Rektor; Ketua dan Sekretaris DGB; Para Dekan Fakultas/SPs dan Direktur Kampus UPI di Daerah; Para Wakil Dekan Fakultas/SPs dan Wakil Direktur Kampus UPI di Daerah; Para Kepala Biro, Direktur Direktorat, dan Kepala Perpustakaan; Para Ketua Satuan, Sekretaris Satuan, dan Anggota Satuan; Para Ketua Prodi, Sekretaris Prodi, Kepala Divisi, Kepala Bagian dan Kepala Kantor; Kepala UPT, Kepala Balai Bahasa, Sekretaris Balai Bahasa, dan Kepala Seksi. Berlokasi di Dodik Bela Negara Rindam III/Siliwangi, Lembang, pada: hari/tanggal: Rabu s.d. Jumat, 27 s.d. 29 Agustus 2025.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menyatukan semangat, membangun sinergi, dan menyelaraskan visi seluruh pimpinan unit kerja di lingkungan UPI dalam menyongsong periode kepemimpinan 2025 – 2030. Seluruh rangkaian acara dirancang untuk mendukung pencapaian Visi UPI sebagai Universitas Pelopor dan Unggul (Leading and Outstanding University) serta memperkuat komitmen kolektif menuju UPI yang Bersatu, Berdampak, dan Gemilang.
Kegiatan ini akan menghadirkan pemateri nasional dan strategis, di antaranya naraumber dari Kementerian Pendidikan TInggi, Sains, dan Teknologi, , Komjen. Pol (Purn) Drs. Nanan Soekarna, Ketua MWA UPI., Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., Rektor UPI., Dr. (H.C.) Ary Ginanjar Agustian, ESQ Leadership Center, motivator dan pembicara penguatan karakter. Dan Dr. (H.C.) Hermawan Kartajaya, S.M., M.Sc., MarkPlus Inc, pengamat dan narasumber branding korporat dan lembaga., serta Instruktur Dodik Bela Negara Rindam III/Siliwangi.
Dalam sesi wawancara, Komjen. Pol (Purn) Drs. Nanan Soekarna (Ketua MWA UPI). Beliau, mengapresiasi Rektor UPI yang telah mengadakan kegiatanRetreat Kepemimpinan dan Bela Negara, bahwa Rektor UPI ingin menyatukan, membuat solididas dan sinergitas yang menjadi pemahaman bersama. Retreat ini bukan hanya bicara soal intelektual tapi membuat integritas, solid, sinergi dan hal-hal tersebut menjadi penting.
Lebih lanjut, menyampaikan harapannya bahwa: integritas, solid, dan sinergi, bisa menjadi perhatian bersama. Oleh karena itu, saya mengundang Dr. (H.C.) Ary Ginanjar Agustian, membicarakan tentang Pembangunan Integritas dan Loyalitas Komando Kepemimpinan dalam meningkatkan “Grand Why” jika semuanya “Grand Why” maka sudah tidak ada masalah. Jangan rebutan “Strong Why” dan jangan rebutan “Big Why” jangan rebutan “fulus”, jangan “status” tapi kita rebutannya adalah bermanfaat bermakna untuk UPI menjadi mindset. Bagaimana menerapkannya yakni dengan cara: velues for velue, tujuh hal No! Konspirasi, dan tampilan menjadi teladan, ujar Komjen. Pol (Purn) Drs. Nanan Soekarna.
Dalam sesi wawancara, Dr. (H.C.) Ary Ginanjar Agustian, menyampaikan bahwa UPI adalah organisasi yang sangat penting, sangat strategis karena UPI mencetak para guru-guru dan para guru-guru yang mencetak masa depan bangsa. Sehingga kalau kita bisa membangun UPI artinya membangun masa depan Indonesia. Karena itu, diperlukan tiga hal untuk membangun UPI yakni yang pertama memperbaiki “Grand Why” (niat tulus/niat besarnya), kedua pahami talenta-talenta baik guru maupun mahasiswa kita, dan ketiga memahami dan menjaga nilai-nilai. Dengan tiga hal tersebut UPI menjadi kelas dunia, melahirkan guru kelas dunia dan Indonesia emas menjadi kenyataan.
Retreat Kepemimpinan dan Bela Negara, sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola kelembagaan, mempererat loyalitas struktural, serta membangun karakter kepemimpinan yang berintegritas, kolaboratif, dan berorientasi pada kinerja, untuk mendukung pencapaian Visi UPI sebagai Universitas Pelopor dan Unggul (Leading and Outstanding University) serta memperkuat komitmen kolektif menuju UPI yang Bersatu, Berdampak, dan Gemilang.
Kontributor: Jaka Falah





