Bandung, UPI

Sebuah mimpi dari seorang Deni Darmawan mendapatkan kesempatan untuk berkolaborasi dalam riset bersama dengan salah seorang professor dari Bordeaux University Montaigne yaitu Professor Elizabeth Gardere. Sebuah Kerjasama yang manis dan merupakan kolaborasi riset yang diawali dengan pertemuannya antara Deni Darmawan dan Elizabeth Gardere sejak setahun lalu ketika annual meeting Orbicom-Unesco diadakan di Pontificia Universidad Javariana University (PUJ) Colombia tahun 2024 lalu.

Pertemuan tersebut berlanjut dalam sebuah rancangan dan aktivitas Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) yang menghasilkan salah satu buku yang fundamental tentang Deep Learning.  Buku ini juga didukung oleh penerbit dari Yrama Widya dan Bimedia, yang didukung mitra industri PT. IKB dengan produk Edubot-nya, dimana buku tersebut diterbitkan dalam dua bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Tentunya para penulis buku tersebut merupakan para tokoh dunia yang juga memberikan masukan dalam konteks isi dan implementasi Deep Learning dari buku tersebut di beberapa negara, diantaranya Canada, France, Uzbekistan, China, USA, dan Indonesia.

Selain menghasilkan buku kedua priset yang didukung oleh mitra riset dari Indonesia lainnya yaitu dari Universitas Negeri Malang dan Universitas Negeri Jakarta, juga telah menghasilkan setidaknya lima produk riset seperti Artikel pada jurnal bereputasi. Produk artikel yang dalam proses submit maupun accepted serta yang sedang direvisi merupakan karya yang sangat dibutuhkan untuk menunjukkan bahwa periset dari Indonesia dan Francis ini sangat strategis. Sebagai contoh bagaimana kedua produk tersebut baik buku maupun artikel publikasi akan sama-sama menambah peningkatan reputasi dari kedua kampus yang sama-sama menuju World Class University Level, khususnya bagi UPI.

Adapun secara personal tentunya akan semakin meningkatkan Hi-Index bagi kedua belah pihak periset yang selama ini sebagaimana telah diraih oleh Deni Darmawan dengan raihan Gold Winner dari AD Scientific Index hingga saat ini masih tetap bertahan untuk prediksi tahun 2026 yang dapat diakses pada laman: https://www.adscientificindex.com/scientist-print/294609/  Tentunya prestasi tersebut tidak terlepas dari produktivitas tiap peneliti dunia yang tidak pernah absen dalam melakukan penelitian dan pengabdiannya di tingkat nasional maupun internasional.

Semoga apa yang telah diraih Deni Darmawan akan menajdi motivasi bagi generasi yang akan datang baik bagi para dosen dari UPI, IPI, UNJ, UM, dan sejumlah mitra periset dari kampus lainnya di Indonesia. Demikian juga dari segi esksistensinya semoga dapat mengangkat Almamater tercintanya yaitu Universitas Padjajaran. The Dream will be Come True. (DD/DN)