
Bandung, 16 Oktober 2025 — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (Bidang Industri dan Pembangunan), Dr. H. Saan Mustopa, M.Si., mengingatkan para wisudawan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju kehidupan yang sesungguhnya.
Dalam sambutannya pada Wisuda Gelombang III UPI Tahun 2025 di Gedung Gymnasium Kampus UPI, Bandung, Kamis (16/10), Saan Mustopa menyampaikan pesan inspiratif agar para lulusan terus bergerak dan beradaptasi menghadapi tantangan masa depan.
“Hidup itu seperti sepeda. Agar tetap seimbang, sepeda harus terus bergerak. Begitu juga dengan hidup kita, jangan berhenti di satu titik,” ujarnya.
Politikus sekaligus alumnus UPI itu juga berbagi kisah perjalanan pribadinya, dari seorang siswa di kampung pesisir hingga menjadi pimpinan lembaga legislatif nasional. Ia menegaskan bahwa kesuksesan diraih melalui kerja keras, semangat belajar, dan keyakinan diri.
“Saya lahir dan besar di kampung, belajar di UPI, dan dari sanalah saya belajar percaya diri untuk menghadapi dunia,” tambahnya.
Saan menekankan pentingnya menjaga integritas, kredibilitas, dan nama baik almamater, di mana pun para lulusan berkarya. Ia merupakan alumnus Jurusan Fisika IKIP Bandung (sekarang UPI) dan pernah menjabat Ketua Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMA Fisika).
“Sekali UPI, tetap UPI. Menjaga nama baik universitas adalah tanggung jawab kita semua,” tegasnya.
Pada Wisuda Gelombang III Tahun 2025 ini, UPI melepas 6.958 lulusan dari program Diploma, Profesi, Sarjana, Magister, dan Doktor. Prosesi dilaksanakan selama tiga hari (14, 15, dan 16 Oktober 2025) dengan pembagian fakultas dan kampus daerah. (CS/DN)

