Bandung, UPI

Bagi Dr. H. Saan Mustopa, M. Si, yang juga merupakan alumni UPI, menapakkan kaki kembali di kampus tempat ia dulu beraktivitas sebagai mahasiswa merasa terharu dan kagum dengan perkembangannya. Beliau memberikan apresiasinya terhadap berbagai kemajuan dan transformasi yang telah dicapai UPI dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan ke kampus almamaternya pada saat acara Wisuda Gelombang III UPI di Gd. Gymnasium UPI Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung. Kamis, (16/10).

“Wah ini ya, bukan hanya nostalgia, tapi semangat waktu saya masih jadi aktivis di UPI itu kayak hidup kembali,” ungkapnya dengan senyum hangat. “Dulu saya bisa dibilang penghuni kampus, tidur di kampus, aktif di berbagai kegiatan, dan merasa kampus sudah seperti rumah sendiri.”

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Bidang Industri dan Pembangunan itu mengaku kagum dengan perubahan besar yang dialami UPI, baik dari sisi fisik maupun sistem dan kualitas. Ia menyebut jumlah mahasiswa yang kini mencapai lebih dari 50 ribu orang sebagai bukti pesatnya perkembangan universitas. “Perkembangan yang luar biasa. Dulu Fakultas MIPA hanya punya empat jurusan, sekarang sudah hampir sembilan. Dari sisi kualitas dan sistem juga meningkat signifikan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dr.Saan Mustopa juga menyoroti transformasi digital yang tengah dijalankan UPI. Menurutnya, digitalisasi merupakan hal yang tak terelakkan dan harus dihadapi dengan kesiapan dan kemampuan adaptasi yang tinggi.

“Teknologi ini sesuatu yang tidak bisa dihindari, apalagi dilawan. Kita harus bukan hanya beradaptasi, tapi juga mampu memprediksi arah perkembangannya,” tuturnya. Ia pun meyakini bahwa UPI akan menjadi salah satu kampus terdepan dalam adaptasi teknologi digital, sejalan dengan visi rektor untuk mengoptimalkan sistem berbasis digital di seluruh lini.

Selain berbicara tentang perkembangan kampus, Wakil Ketua DPR RI juga menyinggung pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan lembaga legislatif. “Dunia pendidikan perlu dukungan tidak hanya dari pemerintah atau masyarakat, tapi juga dari parlemen. Sebagai bagian dari keluarga besar UPI, saya ingin berkontribusi lewat sinergi dan kolaborasi demi kemajuan UPI ke depan,” katanya.

Menutup perbincangan, Saan menyampaikan pesan khusus untuk para wisudawan UPI agar siap menghadapi tantangan global. Ia menekankan bahwa kualitas lulusan akan diuji di dunia nyata, di tengah kompetisi yang semakin ketat.

“Saya yakin lulusan UPI bisa eksis, memberikan yang terbaik, dan bermanfaat bagi masyarakat. Banyak alumni UPI yang sudah berkiprah luas di berbagai bidang, jadi saya optimistis mereka mampu bersaing secara global,” ujarnya.

Dengan semangat alumni dan dukungan dari berbagai pihak, Saan Mustopa berharap UPI terus tumbuh menjadi universitas unggul yang berkontribusi besar bagi kemajuan bangsa melalui inovasi, kolaborasi, dan adaptasi digital yang berkelanjutan. (Riza)