Bandung, 23 Juni 2025

Suasana Fakultas Pendidikan Seni dan Desain Universitas Pendidikan Indonesia (FPSD UPI) dipenuhi semangat kreatif dan antusiasme pada gelaran SREAMASI VOL.2 (Screening Film Animasi Prodi Film dan Televisi Edisi Kedua), yang digelar pada Senin, 23 Juni 2025. Acara ini merupakan ajang tahunan yang menampilkan karya-karya terbaik mahasiswa dari mata kuliah Studio Animasi Program Studi Film dan Televisi.

Tahun ini, SREAMASI VOL.2 menyuguhkan 9 film animasi fiksi terbaik, hasil dari proses panjang pembelajaran dan eksplorasi artistik mahasiswa, meliputi: Dopplegangger, Famine, Mei 1998, The Taste of Dreams, The Seven Astra, Ruh, Lampah Panungtung, Whisper of The Horizon, dan Sparks. Ragam teknik animasi dipertontonkan dengan mengesankan—mulai dari animasi 2D yang ekspresif, 3D yang penuh detail, stop motion yang memukau, motion graphic yang dinamis, hingga penggunaan VFX (visual effects) yang memperkuat narasi dan atmosfer visual.

Dari tema petualangan, fabel, Drama Musikal, Slice of Life, Horor hingga fantasi futuristik, sembilan film yang ditayangkan memperlihatkan keberagaman gaya bercerita dan eksperimen visual. Beberapa judul yang mencuri perhatian penonton antara lain “Famine” dengan teknik cut-out stop motion yang puitis dengan sentuhan Dram Musikal yang mengagumkan.

Dosen pengampu Studio Animasi Salsa Solli Nafsika, M.Pd. atau sering dipanggil kang essa dalam sambutannya, menyatakan bahwa karya-karya ini bukan sekadar tugas akademik, melainkan representasi nyata dari pencapaian mahasiswa dalam memadukan ide kreatif, ketekunan teknis, dan pemahaman estetika visual.

“SREAMASI bukan sekadar ruang apresiasi, tapi telah menjelma menjadi laboratorium ide kreatif — tempat di mana mahasiswa bereksperimen, menggali, dan merespons dinamika teknologi animasi dengan cara yang kontekstual dan relevan dengan zamannya. Keberhasilan gelaran ini tentu bukan kerja satu pihak, melainkan buah dari pembelajaran yang intensif, dialog yang terus-menerus, dan dedikasi luar biasa dari para dosen pengampu. Saya secara khusus mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Disha Aditya Prinera, M.M., dan Pak Andri Pahrulroji, S.Pd., M.Sn., yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mendampingi proses kreatif mahasiswa,” ungkap Kang Essa, selaku Koordinator Mata Kuliah Studio Animasi.

Acara ini juga menghadirkan sesi diskusi pasca-penayangan yang membuka ruang dialog antara  para kreator dan tim produksi dengan mahasiswa, dosen, dan publik penonton. Sejumlah apresiasi datang dari para pengunjung, salah satunya dari Ridwan, mahasiswa Desain Komunikasi Visual, FSRD ITB yang hadir sebagai penonton umum.

“Saya terkesima dengan keberagaman tekniknya. Ada karya yang lucu tapi tetap filosofis, ada juga yang teknisnya seperti sudah setara dengan karya profesional. Rasanya seperti menonton festival film animasi mini di dalam kampus,” ujarnya.

Sementara itu, Bagus Yudhantara  yang kini bekerja di salah satu studio animasi Jakarta, menambahkan, “Progres karya mahasiswa saat ini sangat pesat. Saya bangga dan terharu melihat bagaimana generasi baru animator Indonesia mulai berani bermain konsep dan teknologi, membawa isu besar yang bisa menjadikan Identitas Visual Nusantara.”

Setiap film yang ditayangkan membawa tema dan pendekatan visual yang unik. Dari kisah personal yang intim hingga narasi fantasi yang kompleks, para mahasiswa berhasil menunjukkan kemampuan mereka dalam mengolah cerita menjadi pengalaman visual yang menggugah.

Acara ini juga dihadiri oleh sivitas akademika, praktisi industri kreatif, serta pegiat animasi, yang turut memberikan apresiasi dan umpan balik membangun. Beberapa karya bahkan dinilai layak untuk dikirim ke ajang festival film animasi tingkat nasional maupun internasional. Dengan terselenggaranya SREAMASI VOL.2, FPSD UPI kembali menegaskan komitmennya sebagai pusat pengembangan pendidikan seni dan media yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Screening ini tidak hanya menjadi bentuk pertanggungjawaban akademik, tetapi juga wujud kontribusi nyata dalam memperkaya lanskap animasi Indonesia. Dengan keberhasilan gelaran SREAMASI VOL.2 ini, Program Studi Film dan Televisi FPSD UPI semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu pusat pendidikan animasi yang progresif dan adaptif terhadap perkembangan industri kreatif visual di Indonesia. (Salsa Solli Nafsika: Kontributor Humas UPI)