Kontingen atlet yang akan berlaga dalam ajang POMNAS XIX Tahun 2025. Dok: ofisial (2025).
UPI, 17 September 2025 – Dalam semangat mendorong prestasi, memperkuat karakter, dan mewujudkan Kampus Berdampak, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi akan menyelenggarakan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX Tahun 2025. Ajang dua tahunan ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk menunjukkan sportivitas, daya juang, dan kebanggaan sebagai insan perguruan tinggi.
Tahun ini, penyelenggaraan POMNAS diawali dengan Seleksi Pekan Olahraga Mahasiswa Tingkat Provinsi (POMPROV), yang bertujuan menjaring atlet-atlet terbaik untuk berlaga di tingkat nasional. POMNAS XIX akan berlangsung pada 19–27 September 2025 di Provinsi Jawa Tengah, dengan Semarang dan Solo sebagai tuan rumah utama.
Menjelang perhelatan tersebut, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) resmi melepas kontingen mahasiswa yang akan bertanding. Kontingen akan dilepas oleh Rektor UPI, Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A., di Selasar Gedung Bumi Siliwangi, hari Kamis 18 September 2025.
Menurut Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) yang juga merupakan ofisial dari rombongan atlet yang akan bertanding, Dr. Dian Budiana, M.Pd., UPI mengirimkan 82 peserta, terdiri dari 54 atlet, 13 pelatih, dan 15 ofisial, dengan 14 cabang olahraga yang akan diikuti. dengan jumlah peserta dan persiapan yang telah dilakukan UPI memasang target berada di posisi 3 besar nasional klasemen akhir.
“Target yang kami pasang untuk POMNAS XIX Tahun 2025 ini yakni masuk posisi tiga besar nasional dengan target raihan 13 medali emas, 29 medali perak, dan 12 medali perunggu” ujar Dr. Dian.
POMNAS XIX Tahun 2025 diharapkan menjadi momentum penting bagi UPI untuk menorehkan prestasi, memperkuat peran universitas sebagai kampus pelopor dalam pengembangan olahraga mahasiswa, serta mengharumkan nama almamater di tingkat nasional.
Dengan semangat kebersamaan dan tekad juang tinggi, kontingen UPI optimistis dapat membawa pulang prestasi gemilang serta berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
Sivitas UPI pernah dengar gak sih tentang KKN Tematik? Kalau belum, yuk simak penjelasannya!
Sivitas UPI pasti sudah tidak asing dengan KKN? Yap, KKN atau kuliah kerja nyata merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berdasarkan Tri Dharma yang dilaksanakan oleh mahasiswa melalui bimbingan dosen. KKN ini mengharuskan mahasiswa untuk membuat dan menyelesaikan program-program kerja sesuai tema. Namun, Sivitas UPI tau gak sih bahwa KKN juga memiliki beberapa jenis, salah satunya adalah KKN Tematik. Apa itu KKN Tematik? Yuk simak penjelasannya dibawah ini!
Pengertian
KKN Tematik merupakan kegiatan yang bersifat edukatif dengan melibatkan mahasiswa dalam kehidupan masyarakat. Hal ini bertujuan agar mahasiswa dapat peka terhadap isu-isu yang terjadi dikalangan masyarakat, sumber daya yang perlu dikembangkan, dan aspirasi yang dimiliki oleh masyarakat. Dengan kegiatan ini, diharapkan dalam prosesnya dapat memunculkan interaksi yang bersinergi antara mahasiswa dengan masyarakat yaitu saling menguntungkan antara satu sama lainnya.
Ciri-Ciri KKN Tematik
Program kegiatan dirancang tematik, melembaga, berkesinambungan, koordinatif, interdisipliner, dan berbasis kompetensi.
Program kegiatan berfokus pada pemecahan masalah pada bidang tertentu berdasarkan permasalahan masyarakat dan arah kebijakan pembangunan pemerintah wilayah kabupaten/kota tertentu.
Unsur yang terlibat adalah mahasiswa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan masyarakat.
Dilaksanakan dalam waktu tertentu dengan mengutamakan kebutuhan akademik dan masyarakat.
Prinsip Pelaksanaan KKN Tematik
Integrasi
KKN Tematik dilaksanakan dengan memadukan aspek intelektual, sosial-ekonomi, fisik, manajerial, pengetahuan, kemampuan dan keterampilan. Dari segi tridharma KKN harus memadukan unsur pendidikan,pengajaran serta pengabdian masyarakat dengan pedoman penelitian. Selain itu, dari unsur program, Perguruan Tinggi, pemerintah, mitra kerja melalui KKN Tematik harus berkolaborasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kepentingan
KKN Tematik dilaksanakan berdasarkan permasalahan yang dirasakan oleh masyarakat dan pemerintah. Kegiatan ini dilakukan atas dasar dari masyarakat dan untuk masyarakat
Kemandirian
Melalui KKN ini diharapkan masyarakat dapat menggantungkan segala kebutuhannya melalui kemampuan masyarakat itu sendiri. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menggali potensi yang dimiliki dan meningkatkan swadaya masyarakat
Interdisipliner
KKN Tematik dilaksanakan oleh mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu di ruang lingkup perguruan tinggi dimana mahasiswa memiliki tugas berdasarkan mekanisme dan sistem kerja interdisipliner
Keikutsertaan
Dalam pelaksanaan program ini dari awal hingga akhir baik unsur masyarakat, pemerintah dan unsurnya lainnya yang berkaitan harus berpartisipasi secara aktif
Berkesinambungan
Pelaksanaan KKN Tematik dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan yang artinya keberhasilan program merupakan langkah awal dalam mencapai keberhasilan lain yang ingin dicapai oleh pemerintah maupun masyarakat.
Tujuan KKN Tematik
1. Mengembangkan sikap, pengetahuan, empati dan kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi isu-isu yang terjadi diruang lingkup masyarakat berdasarkan aspek profesional, pragmatis, interdisipliner, dan kompetensi.
2. Tercapainya percepatan dan efektivitas program pembangunan yang dapat dinilai melalui meningkatnya kualitas kehidupan masyarakat, partisipasi dan kemampuan masyarakat dalam program pembangunan.
3. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat
Sasaran KKN Tematik
Meningkatnya percepatan pembangunan masyarakat yang meliputi:
a) Kualitas pendidikan
b) Kualitas kesehatan
c) Daya beli masyarakat
d) Infrastruktur wilayah
e) Kemandirian energi dan kecukupan air baku
f) Penanganan bencana dan pemeliharaan lingkungan hidup
h) Pengembangan budaya lokal, wisata dan destinasi wisata.
Memberikan pengalaman dan kompetensi bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi secara interdisipliner guna memecahkan isu-isu yang ada di dalam masyarakat serta menumbuhkan dan meningkatkan rasa kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap kemajuan masyarakat.
Meningkatnya kemandirian masyarakat dalam mengatasi permasalahan yang ada, kemampuan dalam memenuhi kebutuhan kehidupan dan kemampuan dalam merencanakan, melaksanakan serta mengevaluasi program-program pembangunan di daerahnya.
Meningkatnya kerjasama antara perguruan tinggi dengan pemerintah maupun pihak lain dalam pembangunan masyarakat.
Nah, itu dia beberapa hal mengenai KKN Tematik seperti ciri-ciri, prinsip, tujuan, dan sasaran yang Sivitas UPI harus ketahui. Setelah mengetahui beberapa hal tadi, jika Anda tertarik dengan kegiatan KKN Tematik ini, Anda dapat mengunjungi laman mbkm.upi.edu untuk informasi lebih lanjut!