
Sumedang, UPI
Ikatan Alumni Universitas Pendidikan Indonesia (IKA UPI) Komisariat Fisika/IKA Fisika Bumi Siliwangi (IKA FIBUSI) berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang menyelenggarakan program pengabdian bertajuk “Gerakan Literasi dan Numerasi: Penguatan Kompetensi Guru dan Siswa SD di Kabupaten Sumedang Melalui Pelatihan Berbasis Kearifan Lokal”.
Program pelatihan intensif berbobot 50 Jam Pelatihan (JP) ini dirancang untuk memperkuat fondasi pedagogis guru sekolah dasar dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Melalui pendekatan kearifan lokal Sunda (Gerakan Atikan Sunda), pelatihan ini mendorong peningkatkan daya nalar kritis peserta didik serta mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 10 (Pengurangan Ketimpangan), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) yang didukung oleh pembiayaan Puslapdik Kemendikdasmen.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan, S.Sos., M.E. Mantan Dirjen GTK Kemendikbud periode 2015–2017 sekaligus Dewan Pembina IKA FIBUSI, Sumarna Surapranata, Ph.D., yang hadir sebagai narasumber utama menekankan pentingnya perubahan paradigma pembelajaran di kelas.
“Literasi dan numerasi bukanlah sekadar mengajarkan anak mengeja atau menghafal rumus secara mekanis, melainkan melatih penalaran kritis terhadap realitas kehidupan sehari-hari. Melalui pelatihan berbasis kearifan lokal ini, kami ingin memastikan para guru SD memiliki paradigma baru: memindahkan pengalaman belajar konkret ke dalam kelas agar anak-anak kita memiliki daya retensi dan pemahaman mendalam yang tinggi,” tegas Sumarna Surapranata.

Senada dengan hal tersebut, jajaran Pengawas Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang mengapresiasi kontribusi akademisi UPI dalam mendukung pengembangan karakter siswa. “Kolaborasi dengan IKA UPI Komisariat Fisika ini sangat bermanfaat terutama terkait pembelajaran mendalam dan pembentukan karakter PANCAWALUYA pada siswa-siswi di Kabupaten Sumedang. Semoga guru-guru dapat mengimplementasikannya ke dalam pembelajaran,” ungkapnya.
Rangkaian pelatihan diselenggarakan secara hybrid menggunakan alur M-E-R-D-E-K-A. Sesi luring pertama dan kedua bertempat di Hotel Puri Khatulistiwa, Jatinangor, pada 29 Agustus dan 5 September 2026. Pelatihan diisi oleh deretan pakar dan akademisi UPI, di antaranya Lungguh Puri Kurniawan, S.Sos., M.E., M. Gina Nugraha, Ph.D., Drs. Nuryana Saefudin, M.Si., Dr. Ika Mustika Sari, M.Pfis., Dr. Ridwan Efendi, M.Pd., Dr. Intan Setiawati, M.Pd., Dr. Selly Feranie, M.Si., Prof. Dr. Winny Liliawati, M.Si., serta Suhendiana Noor, M.M.Pd.
Puncak kegiatan luring berupa open lesson dan simulasi praktik mengajar dilaksanakan pada 17 September 2026 di SDN Sinarjati, Jatinangor. Selain menghasilkan luaran modul ajar dan instrumen asesmen diagnostik, IKA FIBUSI juga memberikan penganugerahan kepada sejumlah guru berprestasi, yakni:
- Guru Terbaik (Guru Model): Aam Purnama, M.Pd.
- Guru Kreatif: Dadan Suhendar, S.Pd.
- Guru Disiplin: Tintin Atillah, S.Pd.
- Guru Inovatif: Ria Andriani SAR, S.Pd., Gr.
- Guru Inspiratif: Sri Sobariah, S.Pd.
- Guru Komunikatif: Lina Rosliana, S.Pd.

Melalui evaluasi program ini, dirumuskan pula rekomendasi strategis meliputi pembakuan perangkat ajar berbasis Atikan Sunda, penguatan komunitas belajar melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Lesson Study, serta replikasi model kemitraan lintas sektor untuk wilayah lain di Jawa Barat. (DN)

