
Subang, UPI
Mahasiswa Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan (P2MB) Kelompok 13 Dusun 1 Desa Cimeuhmal menyelenggarakan program kerja GEMPITA (Gerakan Mewarnai Penuh Imajinasi dan Cinta Tanah Air) pada Rabu, 28 Oktober 2026, di GOR Desa Cimeuhmal, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang.
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda sekaligus menjadi wadah bagi anak untuk mengasah kreativitas dan menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air sejak dini.
Kegiatan utama GEMPITA berupa lomba mewarnai yang diikuti oleh tiga taman kanak-kanak di Dusun 1 Desa Cimeuhmal, yaitu TK Babus Salam 1, TK Babus Salam 2, dan TK Pelangi. Setiap TK mengirimkan 10 murid sebagai perwakilan, sehingga total peserta lomba berjumlah 30 anak. Melalui lomba ini, anak-anak diajak menuangkan imajinasi mereka lewat warna sambil mengenal nilai-nilai kebangsaan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh keceriaan, dengan antusiasme peserta yang terlihat sejak awal acara.
Selain lomba mewarnai, rangkaian kegiatan juga diisi dengan senam bersama. Senam ini menjadi sarana bagi peserta untuk bergerak aktif, bersenang-senang, dan mempererat kebersamaan antarsekolah. Dengan adanya senam bersama, kegiatan tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga mendorong anak-anak untuk hidup sehat dan aktif.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Cimeuhmal, para kepala sekolah dari ketiga TK peserta, serta Ketua RW setempat. Kehadiran para tokoh desa tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya menumbuhkan kreativitas dan kecintaan anak-anak pada tanah air, sekaligus memperkuat sinergi antara mahasiswa, pihak sekolah, pemerintah desa, dan masyarakat.
Melalui program GEMPITA, mahasiswa P2MB Kelompok 13 berharap anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, berimajinasi tinggi, dan memiliki rasa cinta tanah air. Semangat Sumpah Pemuda yang menjadi latar peringatan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa persatuan dan kecintaan terhadap Indonesia perlu ditanamkan sejak usia dini, sehingga kelak mereka dapat menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan. (Tim P2MB Kelompok 13)

