Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., mendampingi Tim PPK Ormawa UPI pada ajang Anugerah Abdidaya PPK Ormawa 2025 di Malang, 4–6/12/2025. Foto: Ratih/ KKIPP UPI

Malang, UPI — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mencetak prestasi nasional dengan meraih tujuh penghargaan pada ajang Anugerah Abdidaya Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2025 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kamis–Sabtu (4–6/12). Ajang ini diikuti oleh 110 tim dari 51 perguruan tinggi di Indonesia.

Abdidaya PPK Ormawa merupakan program apresiasi nasional yang diselenggarakan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Tahun ini jumlah peserta, pendamping, dan juri mencapai lebih dari 1.500 orang.

Pada malam penganugerahan, tim UPI berhasil meraih tujuh kategori penghargaan, antara lain:

  • Terbaik I Video Paling Kreatif – HMPGSD–POLTRA
  • Terbaik I Dosen Pendamping dengan Keberlanjutan Terbaik – LINTAR
  • Terbaik II Ormawa dengan Strategi Keberlanjutan Terkuat – LEPPIM
  • Terbaik II Partisipasi Masyarakat Tertinggi – LINTAR
  • Terbaik III Program Keberlanjutan Terbaik – UPI
  • Terbaik III Ormawa Paling Inovatif – IDENTIC
  • Terbaik IV Mitra dengan Dukungan Berkelanjutan Paling Strategis – Desa Cimenyan

Direktur Direktorat Kemahasiswaan UPI, Prof. Dr. Siti Nurbayani, M.Si., menyampaikan bahwa hasil ini merupakan bukti kemampuan mahasiswa dalam menghadirkan inovasi dan pemberdayaan yang berkelanjutan.

“Ini merupakan hasil dari proses panjang, kolaborasi yang solid, serta keseriusan antara mahasiswa dan dosen pembimbing, masuk pendanaan saja sudah sangat selektif. Setiap tim didanai 25–30 juta dan harus menunjukkan hasil yang terukur di masyarakat. Kami bangga karena empat dari lima tim UPI lolos hingga Abdidaya,” ujarnya.

Selain apresiasi untuk tim mahasiswa, UPI juga merencanakan penguatan sistem pembinaan Ormawa pada tahun berikutnya, termasuk pemerataan pembimbingan antarkampus, mekanisme konversi kegiatan ke mata kuliah, serta perbaikan pola penilaian internal.

Ketua tim-tim peraih penghargaan menyampaikan bahwa prestasi ini menjadi motivasi untuk menjaga keberlanjutan program dan mendorong adik tingkat meneruskan implementasi di desa mitra.

Prestasi ini menegaskan posisi UPI dalam pengembangan program pengabdian masyarakat berbasis mahasiswa dan memperkuat kontribusi lembaga dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi. (Ratih Latifah)