
Bandung, UPI
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bersama dengan Campus League melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama pada Jumat (22/5) malam lalu. Kerja sama ini ditandatangani di area Gedung Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia, Kota Bandung. Hadir mewakili UPI, Pupung Purnawarman, M.S.Ed., Ph.D., Direktur Direktorat Kemitraan dan Urusan Internasional (DKUI); Prof. Dr. Komarudin, M.Pd., Dekan Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK); serta Dr. Dodi M. Kholid, S.Pd, M.Sn., Dekan Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD). Sementara Campus League langsung diwakili oleh Ryan Gozali selaku Chief Executive Officer.
Kerja sama ini adalah upaya kolaborasi antara perguruan tinggi dan swasta dalam rangka penguatan ekosistem olahraga dan dukungan kuat terhadap implementasi tridharma perguruan tinggi. Direktur DKUI menyampaikan respons yang sangat positif terhadap perluasan jejaring kemitraan ini.
“UPI pada dasarnya sangat terbuka terhadap berbagai kemitraan, termasuk penyelenggaraan Campus League. Bagi kami ini merupakan kerja sama yang sangat strategis dan memiliki dampak kolaboratif yang luas bagi kedua belah pihak,” sambut Direktur DKUI.
Kolaborasi strategis ini dianggap sebagai suatu upaya mendukung visi UPI sebagai perguruan tinggi yang pelopor dan unggul. Dalam bidang pendidikan, pengembangan olahraga mahasiswa, pelibatan mahasiswa dalam kepanitiaan dan produksi acara merupakan bagian dari scope kerja sama. Publisitas kompetisi turut diperhatikan sebagai upaya menggaungkan kompetisi pada platform media nasional.
“Melalui kerja sama ini kami berharap dapat bersama-sama membangun ekosistem olahraga kampus yang lebih kompetitif, profesional, dan berdampak positif bagi pengembangan bakat mahasiswa,” tambah Pupung.
Kerja sama ini disepakati untuk berjalan selama lima tahun. Guna mendukung kerja sama ini, UPI juga menyatakan kesiapan dalam mendukung penyelenggaraan berbagai cabang olahraga melalui pemanfaatan fasilitas olahraga yang dimiliki universitas.

Sebagai salah satu mitra strategis UPI, CEO Campus League, Ryan Gozali, menjelaskan bahwa kerja sama dengan UPI merupakan bagian dari rencana jangka panjang Campus League dalam membangun ekosistem olahraga kampus di Indonesia.
“Campus League sudah membuat rencana 10 tahun ke depan dengan tiga fase. Pada fase pertama kami fokus pada ekspansi kompetisi, kemudian fase berikutnya kompetisi akan berevolusi menjadi sistem home and away,” jelasnya.
Ryan menambahkan bahwa sistem kompetisi tersebut diharapkan dapat mendukung mahasiswa agar tetap aktif berprestasi tanpa harus meninggalkan kegiatan akademik secara berlebihan. Campus League juga menyiapkan dukungan subsidi beasiswa olahraga bagi mahasiswa berprestasi di kampus mitra.
“Kami menyiapkan subsidi beasiswa olahraga sekitar dua puluh lima juta rupiah per tahun untuk mahasiswa terbaik di setiap kampus sebagai bentuk investasi terhadap masa depan ekosistem olahraga kampus,” kata Ryan.
Ryan menambahkan bahwa mekanisme pendistribusian dan penentuan penerima beasiswa akan diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing kampus sesuai dengan strategi dan kebijakan institusi.
“Kami hanya menyediakan dana beasiswanya, sedangkan pemilihan penerima akan diberikan kepada pihak kampus karena kampus yang paling memahami kondisi dan strategi mahasiswanya sendiri,” pungkasnya.
Sebagai pelaksana utama kegiatan Campus League dari sisi UPI, Dekan FPOK memberikan pernyataan yang hangat terkait dengan kerja sama ini. Prof. Komaruduin menyampaikan bahwa kerja sama dengan Campus League memberikan berbagai manfaat bagi mahasiswa, baik dalam pengembangan kompetensi, pengalaman organisasi, maupun penguatan kapasitas profesional mahasiswa di bidang olahraga.
“Adanya kerja sama antara Campus League dan Universitas Pendidikan Indonesia, kami sangat menyambut baik karena ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh, terutama bagi mahasiswa,” tambah Dekan FPOK UPI.
Prof. Komarudin menjelaskan bahwa UPI telah melibatkan kurang lebih 200 mahasiswa dari berbagai program studi sebagai panitia dan supporting team dalam penyelenggaraan Campus League 2026. Besarnya partisipasi mahasiswa dalam kegiatan olahraga dengan skala besar dapat menjadi ruang pembelajaran yang baik. Selain itu, mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan akan memperoleh sertifikasi kepanitiaan, sementara mahasiswa atlet akan mendapatkan fasilitasi sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai bekal kompetensi profesional dan pemenuhan poin kegiatan mahasiswa menjelang ujian sidang.
Dari sisi penyelenggaraan acara, Dekan FPSD memberikan testimoni positif. Dr. Dodi dalam konferensi pers menyatakan bahwa sinergi seni dan olahraga yang berlangsung sejak lama di tingkat universitas mendapat salah satu tempat implementasi yang baik melalui Campus League, terutama mahasiswa UPI sebagai pihak yang akan banyak mendapat peran di masa mendatang.
“Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat baik sekaligus media promosi dan implementasi hasil perkuliahan,” ujarnya.
Melalui kerja sama ini, UPI dan Campus League berharap dapat membangun ekosistem olahraga kampus yang lebih kompetitif, profesional, dan berkelanjutan serta mampu mendukung pengembangan prestasi mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional. (Caraka Muda – Fauzan/Claudy/Riva | EA)

