
Sumedang, UPI — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang berhasil mengukir prestasi sekaligus memperkuat kerja sama internasional pada ajang Thailand International Folklore Festival (TIFF) 2025. Kegiatan yang berlangsung pada 25–30 Oktober 2025 di Provinsi Ratchaburi, Thailand, Festival ini menjadi ajang pertukaran budaya antarnegara, sekaligus penguatan jejaring akademik dengan Mubhan Chombueng Rajabhat University.
UPI Sumedang mengirimkan delegasi yang terdiri dari mahasiswa empat program studi: Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), PGSD Penjas, S1 Keperawatan, dan Industri Pariwisata. Mereka tampil dalam beberapa sesi pementasan untuk memperkenalkan kesenian tradisional Sunda melalui Tari Umbul Sumedang, Tari Cikeruhan, Tari Merak, serta demonstrasi Pencak Silat.

“Dengan mempresentasikan tarian tradisional Sunda di kancah internasional, kami berupaya menumbuhkan rasa bangga dan identitas budaya bagi mahasiswa, sekaligus membangun karakter percaya diri dan nasionalisme,” ujar Sidqia Nurfadilah, S.Pd., M.Pd., dosen pendamping dan pengampu seni tari PGSD UPI Sumedang.
Festival ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai negara, seperti Indonesia, Laos, Polandia, India, Filipina, dan Vietnam. Indonesia, yang diwakili UPI Sumedang, memperoleh penghargaan “Penampilan Terbaik”, “Kostum Terbaik”, dan “Leader Terbaik”.
“Indonesia benar-benar luar biasa. Tarian dan kostumnya unik dan memukau. UPI memiliki pemimpin yang hebat dan sangat peduli pada budaya serta toleransi,” ujar Prof. Achara Phanurat, Ketua Penyelenggara TIFF 2025.
Melalui ajang ini, UPI Sumedang berharap dapat terus membangun hubungan budaya dan akademik yang kuat dengan berbagai institusi internasional, serta memperluas kesempatan kolaborasi lintas sektor, baik pendidikan, seni, maupun penelitian. (RK)
Kontributor: Sidqia Nurfadilah, S.Pd., M.Pd.

