
Program Studi Pendidikan Khusus (PKh) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar kuliah umum dan workshop JasKeps bekerja sama dengan Total Approach Support Union for Challenged (TASUC) Corporation dari Jepang (17/4). Kegiatan yang berlangsung di Auditorium FIP UPI ini menghadirkan Direktur TASUC Corp, Ukai Saito, sebagai narasumber utama.
Workshop ini berfokus pada program asesmen bagi anak berkebutuhan khusus dan menjadi bagian dari persiapan mahasiswa PKh UPI yang akan melaksanakan magang di Jepang. Dalam sambutannya, Dekan FIP UPI, Dr. Nandang Budiman, M.Si., menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat kompetensi mahasiswa dalam layanan disabilitas bertaraf internasional.
Kegiatan diikuti oleh mahasiswa dan alumni PKh UPI, guru-guru dari berbagai SLB se-Jawa Barat, serta mitra layanan terapi dari PKh UPI. Kaprodi PKh, Dr. dr. Riksma Nurahmi Rinalti Akhlan, M.Pd., menyatakan bahwa melalui workshop ini diharapkan konsep asesmen dari TASUC dapat diadaptasi dan diterapkan dalam layanan pendidikan khusus di Indonesia.
Kolaborasi ini juga menandai dimulainya program magang internasional bagi mahasiswa PKh UPI ke Jepang, tepatnya di TASUC Corp. Tahap pertama program magang dimulai sejak 8 April 2025 dan akan berlangsung selama enam bulan, dengan rencana total empat tahap. Pada tahap pertama, enam mahasiswa—empat perempuan dan dua laki-laki. Program ini tidak hanya ditujukan untuk mahasiswa, tetapi juga membuka peluang kerja bagi alumni di Jepang, yang dijadwalkan dimulai pada November 2024.
Mahasiswa yang mengikuti program ini diwajibkan menguasai modul-modul layanan yang digunakan di TASUC Corp sebagai bagian dari pembekalan profesional. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah awal menuju penguatan layanan disabilitas yang lebih inklusif, adaptif, dan berstandar global.

