
Bandung, UPI
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar Sosialisasi dan Edukasi Vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) pada Jumat (9/10/2026) di Auditorium Gedung Pascasarjana Baru Lantai 7, Kampus UPI Bumi Siliwangi, Bandung. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis UPI ke-72 sekaligus upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan infeksi HPV.
Sosialisasi yang diikuti ratusan peserta dari lingkungan UPI tersebut menghadirkan narasumber diantaranya Prof. Dr. dr. Yudi Mulyana Hidayat, Sp.OG., Subsp.Onk., D.Mas., Ketua Kolegium Obstetri dan Ginekologi; dr. Hariyadi Wibowo, S.H., MARS, Ketua Vaksinasi Nasional Dewan Pengurus KORPRI Nasional; serta Rizka Noviandari, S.Si., Product Specialist Manager PT Biofarma.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UPI, Prof. H. Dr. Didi Sukyadi, M.A., mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen universitas untuk memperhatikan kesejahteraan sivitas akademika dan masyarakat di sekitar kampus. Menurutnya, kesehatan berhubungan erat dengan kemampuan seseorang menjalankan aktivitas secara produktif.
“Kalau kita sehat tentu kita akan lebih produktif,” ujar Didi. Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi salah satu kontribusi UPI terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya bidang kesehatan.
Didi menjelaskan, edukasi HPV penting untuk membantu masyarakat memahami risiko infeksi, cara penularan, serta langkah pencegahannya. HPV diketahui berkaitan dengan kanker serviks dan sejumlah penyakit lainnya.
UPI menargetkan lebih dari 1.000 peserta dapat mengikuti program vaksinasi HPV yang dijadwalkan berlangsung bertahap. Ketua Pelaksana kegiatan, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Sistem Informasi UPI, Prof. Dr. Tri Indri Hardini, M.Pd., mengatakan program ini diharapkan menjangkau lebih banyak pihak, tidak hanya warga kampus.
“Kami harapkan seluruh perempuan yang ada di UPI, targetnya seribu, dengan membawa mitra dari kelurahan sekitar UPI, puskesmas, mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan,” kata Tri Indri. Ia juga menyebut keluarga pegawai sebagai bagian dari pihak yang diharapkan dapat mengikuti program tersebut.

Sejalan dengan harapan itu, sivitas akademika UPI diajak menginformasikan program vaksinasi kepada keluarga dan mitra masyarakat, termasuk anak-anak maupun orang dewasa yang memenuhi ketentuan medis.
Vaksinasi tahap pertama dijadwalkan pada 22 Oktober 2026, dilanjutkan pada Desember 2026 dan Maret 2027. Melalui rangkaian edukasi dan vaksinasi tersebut, UPI berharap pemahaman mengenai pencegahan HPV semakin luas dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan meningkat. (RK/RI)

