Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mencatatkan prestasi gemilang di kancah internasional. Berdasarkan rilisan terbaru QS World University Rankings (QS WUR) by Subject 2026, UPI berhasil menembus peringkat 101–150 dunia untuk bidang Education and Training.

Capaian ini menandai lonjakan signifikan sekaligus mengukuhkan posisi UPI sebagai perguruan tinggi nomor satu di Indonesia dalam bidang pendidikan. Sebagai perbandingan, pada tahun 2025, UPI masih berada di kelompok Top 300 dunia.

Tidak hanya unggul di dalam negeri, di tingkat regional pun performa UPI sangat kompetitif. Kampus yang berpusat di Bumi Siliwangi ini berhasil menduduki peringkat 31 di Asia.

Direktur Direktorat Penjaminan Mutu dan Pemeringkatan UPI, Prof. Dr. Ratnaningsih Eko Sardjono, menyatakan bahwa pencapaian ini adalah buah dari konsistensi seluruh sivitas akademika dalam riset dan inovasi.

“Peningkatan ini mencerminkan kiprah UPI dalam pengembangan riset pendidikan yang melahirkan produk inovatif yang diakui secara global,” ujar Ratnaningsih.

Ia menambahkan bahwa penilaian QS WUR didasarkan pada lima indikator utama Academic Reputation (Reputasi Akademik – bobot terbesar), Employer Reputation (Reputasi Lulusan di Dunia Kerja), Citations per Paper (Dampak Riset), H-index (Produktivitas Peneliti) dan International Research Network (Jejaring Riset Internasional)

Selain bidang pendidikan, UPI menunjukkan taringnya pada subjek lain. Bidang English Language and Literature UPI sukses masuk dalam pemeringkatan dunia di posisi 301–350 global, atau peringkat ke-4 di Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa UPI terus berkembang menjadi universitas multidisipliner yang kompetitif.

Prestasi tahun 2026 ini dinilai selaras dengan visi strategis UPI (milestone 2026–2030) untuk menjadi universitas rujukan di tingkat Asia.

Ke depan, UPI berkomitmen untuk terus menambah jumlah bidang ilmu yang masuk dalam pemeringkatan dunia. Strategi utamanya meliputi peningkatan kualitas luaran riset, perluasan kolaborasi internasional, serta penguatan reputasi akademik guna mempertahankan posisi puncak di Indonesia. (DN)