Bandung, UPI

Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial Ramadhan 2026 dengan menyalurkan ribuan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Pada tahun ini, jumlah paket bantuan yang berhasil dihimpun bahkan melampaui target yang telah ditetapkan yang dilaksanakan di Aula Utama Masjid Al-Furqon UPI Jl. Dr. Setiabudi No. 229 Bandung, Jawa Barat. Senin (16/3/2026)

Rektor UPI Prof. Didi Sukyadi, M.A., menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian sosial sivitas akademika UPI kepada masyarakat sekitar menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Kegiatan ini merupakan agenda rutin. Kita ingin membantu masyarakat karena menjelang Lebaran biasanya kebutuhan rumah tangga meningkat,” ujarnya.

Pada awalnya, panitia menargetkan penyaluran sebanyak 2.026 paket sembako, menyesuaikan dengan tahun kalender kegiatan. Namun berkat dukungan para donatur serta kerja keras panitia, jumlah paket yang berhasil dikumpulkan mencapai 2.110 paket, sehingga melampaui target yang telah direncanakan.

Pada kesempatan yang sama Dekan FPBS Prof. Wawan Gunawan, M.Ed., Ph.D menjelaskan bahwa bantuan sosial tersebut disalurkan dalam bentuk paket bantuan yang telah ditentukan nilai per paketnya. Dengan mekanisme tersebut, para donatur dapat dengan mudah menyalurkan bantuan sesuai kemampuan dengan menghitung jumlah paket yang ingin didonasikan.

“Bentuknya berupa bakti sosial. Kami sudah menentukan harga setiap paket bantuan, sehingga para donatur tinggal menyesuaikan jumlah donasi yang diberikan untuk mendukung program bantuan sosial ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UPI dalam mendukung upaya pengentasan kelaparan, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Menurut Prof. Didi, seluruh bantuan yang berasal dari donasi tersebut telah dikonversi menjadi paket sembako berisi berbagai kebutuhan pokok yang diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran.

Ia juga menjelaskan bahwa meskipun nilai bantuan tetap dipertahankan seperti tahun-tahun sebelumnya, kondisi inflasi membuat isi paket mengalami penyesuaian. Namun demikian, bantuan tersebut diharapkan tetap memberikan manfaat bagi penerimanya.

“Semoga walaupun paketnya tidak terlalu besar, bantuan ini bisa membantu mengurangi beban rumah tangga saudara-saudara kita yang membutuhkan,” katanya.

Lebih lanjut, Prof. Didi menyampaikan harapannya “UPI harus berpartisipasi dalam upaya mengentaskan kelaparan. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab lembaga dalam mendukung pencapaian SDGs,” ungkapnya.

Ke depan, UPI diharapkan tidak hanya melakukan kegiatan sosial di wilayah sekitar kampus, tetapi juga dapat berpartisipasi lebih luas dalam membantu masyarakat di berbagai daerah yang membutuhkan.

Melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga dan mitra, kegiatan bakti sosial ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi UPI dalam memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap masyarakat.

Sebagai perguruan tinggi berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), UPI juga terus berupaya memperkuat kemandirian institusi melalui berbagai program dan usaha. Kegiatan berbagi melalui bakti sosial Ramadhan ini diharapkan menjadi salah satu bentuk ikhtiar bersama untuk menumbuhkan semangat kepedulian, solidaritas, serta keberkahan bagi seluruh sivitas akademika dan masyarakat. (Rija/DN/AH/VS)