Bandung, UPI — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menerima kunjungan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Malaysia dalam rangka program kolaborasi internasional bertajuk International Volunteering Programme 3.0 – Kolaborasi Mahasiswa Bersama Masyarakat “Mesra”. Rombongan diterima di Gedung Rektorat UPI, Senin (5/1), oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis UPI, Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., di ruang rapat Gedung Rektorat.

Program kolaborasi ini melibatkan mahasiswa dari Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) sebagai inisiator, serta Universiti Malaysia Terengganu dan Universiti Teknologi Petronas, yang berkolaborasi bersama mahasiswa UPI sebagai tuan rumah.

Prof. Yudi Sukmayadi menyambut baik kehadiran rombongan mahasiswa Malaysia tersebut dan menilai kolaborasi internasional ini sebagai langkah strategis dalam pembinaan kepemimpinan mahasiswa di tingkat global.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis UPI, Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., Foto: KKIPP/ 2026

“Kegiatan Kolaborasi Mesra Internasional ini menjadi sesuatu yang sangat baik, tidak hanya sebagai silaturahmi internasional, tetapi juga diharapkan dapat menghasilkan formulasi pembinaan kepemimpinan mahasiswa di level internasional,” ujar Prof. Yudi

Ia menambahkan, program ini sejalan dengan visi UPI dalam menyiapkan mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan yang peduli terhadap masyarakat dan lingkungan serta mampu berkontribusi dalam pembangunan nasional.

Rombongan mahasiswa Malaysia dipimpin oleh Prof. Madya Ts. Dr. Che Ghani bin Che Kob, Chief/Principal Off-Campus Residential College Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Tanjung Malim, Perak, Malaysia. Ia menjelaskan bahwa Mesra dalam bahasa Melayu berarti mahasiswa bersama masyarakat, yang menjadi roh utama program ini.

Prof. Madya Ts. Dr. Che Ghani bin Che Kob, Chief/Principal Off-Campus Residential College Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI). Foto: KKIPP/ 2026

“Program Kolaborasi Mesra ini adalah kegiatan internasional berbasis sukarelawan atau pengabdian kepada masyarakat. Tujuannya memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dari berbagai universitas untuk terlibat bersama masyarakat,” jelas Che Ghani

Menurutnya, UPI dipilih sebagai mitra karena memiliki karakteristik yang serupa dengan UPSI serta hubungan kerja sama yang telah terjalin lama. Program ini merupakan seri ketiga dan sebelumnya telah dilaksanakan di Universitas Negeri Islam Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Penguatan Pengabdian dan Benchmark Kemahasiswaan

Direktur Direktorat Kemahasiswaan UPI, Prof. Dr. Siti Nurbayani K, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini dikemas sebagai program volunteer internasional yang dipadukan dengan aktivitas ilmiah dan pengembangan kepemimpinan mahasiswa.

Direktur Direktorat Kemahasiswaan UPI, Prof. Dr. Siti Nurbayani K, M.Si., Foto: KKIPP/ 2026

“Program ini melibatkan mahasiswa dari UPSI, Universiti Malaya Terengganu, Universiti Teknologi Petronas, dan UPI untuk bersama-sama melaksanakan kegiatan volunteer, diskusi ilmiah, serta kunjungan kelembagaan sebagai bagian dari benchmarking pengelolaan kemahasiswaan,” ujar Siti Nurbayani

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan meliputi diskusi dosen, interaksi antarmahasiswa lintas negara, serta kegiatan bakti sosial di masjid-masjid sekitar kampus UPI. Total rombongan dari Malaysia berjumlah 22 orang, terdiri atas 17 mahasiswa dan sisanya dosen serta ofisial pendamping.

Kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Program International Volunteering Programme 3.0 – Kolaborasi Mesra turut berkontribusi dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi lintas negara dan institusi pendidikan tinggi, serta SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) melalui keterlibatan mahasiswa dalam pengabdian masyarakat.

Melalui pendekatan kolaboratif ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman internasional, tetapi juga didorong untuk menjadi agen perubahan yang memiliki kepedulian sosial, perspektif global, dan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.

UPI berharap kolaborasi internasional ini dapat terus berlanjut dan menjadi model praktik baik pengembangan kemahasiswaan berbasis pengabdian dan kemitraan global. (RK)