UPI, 12 Desember 2026 — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memperkuat kolaborasi akademik internasional melalui pelaksanaan Program Penguatan Kolaborasi Promotor (PKP) dan Program Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional (PKPI) di University of Canberra (UC), Australia. Program ini merupakan bagian dari skema Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) yang didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Dalam program tersebut, mahasiswa doktoral Pendidikan Matematika UPI penerima beasiswa PMDSU Batch VII, Nur Riski Hasanah, bersama promotornya Prof. Turmudi, mengikuti kegiatan akademik dan riset di Faculty of Education serta STEM Education Research Centre (SERC) UC. Program PKP berlangsung pada 9–22 Desember 2025, sementara PKPI dijadwalkan hingga 8 Maret 2026.

Selama pelaksanaan program, delegasi UPI terlibat dalam diskusi riset, pertemuan akademik, serta presentasi ilmiah bersama dosen, peneliti, dan mahasiswa doktoral UC. Associate Professor Sitti Maesuri Patahuddin, Ph.D., menjadi kolaborator utama yang memfasilitasi rangkaian kegiatan intensif, khususnya pada pengenalan ekosistem riset STEM dan pemanfaatan fasilitas SERC.

Pada Kamis, 11 Desember 2025, delegasi UPI bertemu dengan Director SERC, Professor Ilyse Resnick, yang memaparkan hasil riset Discovery Grant terkait pengembangan penalaran spasial melalui permainan edukatif. Diskusi tersebut membuka peluang pengembangan linkage grant serta kolaborasi riset lanjutan antara UPI dan UC.

Rangkaian diskusi juga melibatkan akademisi UC lainnya, di antaranya Prof. Deborah Pino Pasternak, Dr. Holly Tootell, Lucy Bennett, dan Nicola Kovacs, yang membahas berbagai isu pembelajaran matematika dan STEM, mulai dari self-regulated learning, self-efficacy guru, hingga pengembangan program gifted and talented.

Pada sesi presentasi riset, Nur Riski Hasanah memaparkan disertasi mengenai pengembangan model pembelajaran STEM terintegrasi etnomatematika. Sementara itu, Prof. Turmudi menekankan pentingnya pembelajaran matematika yang bermakna, kontekstual, dan terhubung dengan kehidupan nyata.

Pelaksanaan program PKP dan PKPI ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan riset dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pendidikan, serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi strategis antara perguruan tinggi Indonesia dan mitra internasional. Kolaborasi riset dan pengembangan akademik lintas negara ini diharapkan berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan dan riset yang berkelanjutan.

Puncak kegiatan berlangsung pada 18 Desember 2025 melalui pertemuan tingkat pimpinan yang melibatkan Executive Dean Faculty of Education UC Janet Smith, Atase Pendidikan KBRI Australia Prof. Yuli Rahmawati, serta delegasi UPI. Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama strategis UC–UPI, peluang pembukaan program akademik bersama, serta rencana tindak lanjut kerja sama melalui MoU dan MoA.

Selain kegiatan akademik, program PKP dan PKPI juga diisi dengan penguatan jejaring sosial dan budaya, termasuk pertemuan dengan komunitas Indonesia di Canberra serta kunjungan akademik ke sejumlah institusi di Australia. Seluruh rangkaian kegiatan ini memperkuat posisi UPI sebagai universitas pendidikan yang aktif berkontribusi dalam pengembangan riset dan pendidikan di tingkat global.

Kontributor KKIPP/ Turmudi dan Nur Riski. H