
Bandung Barat, UPI
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memperluas jangkauan program “UPI Berdampak LIMAR” (Listrik Mandiri Rakyat) dengan menambah instalasi panel surya bagi warga prasejahtera di Desa Mekarsari, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (14/3/2026).
Langkah ini merupakan bagian dari kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap penggunaan listrik tenaga surya yang telah berjalan selama enam bulan terakhir, sekaligus meresmikan pemasangan dua unit panel surya baru di rumah warga yang sebelumnya belum tersentuh akses listrik.
Rektor UPI, Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A., memimpin langsung peninjauan lapangan tersebut. Dalam kunjungannya, ia berdialog dengan warga untuk memastikan bantuan yang diberikan memberikan dampak nyata.
“Panel surya ini harus dirawat agar awet. Kami berharap dengan adanya penerangan ini, warga bisa beraktivitas pada malam hari sehingga lebih produktif,” ujar Prof. Didi di sela peninjauan.
Dampak positif program ini dirasakan langsung oleh Fatima, salah satu warga penerima manfaat. Ia menceritakan bagaimana keluarganya hidup dalam kegelapan selama 15 tahun terakhir hanya dengan mengandalkan lampu damar atau lilin.
“Alhamdulillah sekarang ada penerangan. Anak-anak kini bisa belajar pada malam hari,” ungkap Fatima dengan penuh syukur.
Selain aspek energi, kunjungan Rektor UPI ini mengungkap realitas kondisi hunian warga yang memprihatinkan. Prof. Didi menilai beberapa rumah penerima bantuan berada dalam kondisi yang tidak layak huni dan membutuhkan penanganan segera.
Merespons temuan tersebut, UPI bergerak cepat melakukan koordinasi lintas sektor. “Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menyiapkan anggaran renovasi. Saat ini sedang dilakukan perekapan kebutuhan untuk memperbaiki rumah yang kondisinya sudah mengkhawatirkan,” tegasnya.

Tidak hanya fokus pada hunian pribadi, UPI juga menunjukkan kepedulian terhadap fasilitas publik. Setelah menerima laporan bahwa suara azan belum terdengar jelas di pemukiman tersebut, Prof. Didi berkomitmen untuk membantu pengadaan perangkat pengeras suara (speaker) untuk masjid setempat.
Melalui program LIMAR, UPI berupaya memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat di daerah terpencil. Kegiatan ini mempertegas peran UPI bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat melalui pengabdian yang berbasis pada kebutuhan infrastruktur dasar. (RK/Rija)

