Bandung, 8 Desember 2025 — Penggalangan dana kemanusiaan “UPI Peduli Bencana” untuk korban banjir bandang dan longsor di Sumatera terus meningkat. Hingga Minggu (7/12), dana yang terkumpul mencapai Rp 64.349.418 dari donasi terbuka sivitas akademika, alumni, dan masyarakat umum. Selain itu, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menambah dukungan melalui Dana Sosial UPI sebesar Rp 50.000.000, serta sumbangan Ikatan Ibu-Ibu Keluarga (IIK) UPI sebesar Rp 10.000.000, sehingga total komitmen sementara mencapai lebih dari Rp 120.000.000.

Dengan meningkatnya partisipasi publik, UPI menargetkan penghimpunan donasi dapat melampaui Rp 100 juta. Selain itu, target penyaluran bantuan juga ditingkatkan menjadi lebih dari Rp 200 juta, mencakup pendanaan langsung, bantuan logistik, serta dukungan teknis kemanusiaan.

UPI menyampaikan bahwa penyaluran bantuan akan dimulai setelah periode penggalangan ditutup pada 14 Desember 2025. Teknis distribusi akan ditetapkan melalui rapat koordinasi bersama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis, Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., pada Senin (8/12).

Untuk mempercepat distribusi, UPI juga membuka posko kemanusiaan melalui jejaring perguruan tinggi mitra di wilayah terdampak, yaitu: Universitas Andalas (UNAND), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Syiah Kuala (UNSYIAH), dan Universitas Negeri Medan (UNIMED).

Rektor UPI, Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A., menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral perguruan tinggi terhadap kondisi masyarakat.

“Kita menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang terjadi. Situasi ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial adalah nilai fundamental yang harus terus kita hidupi. Pendidikan tidak berhenti pada ruang kelas, tetapi hadir melalui aksi nyata bagi sesama,” ujarnya.

UPI masih membuka partisipasi donasi dari masyarakat luas, alumni, dan mitra institusi. Bantuan dapat disalurkan melalui Virtual Account BNI 9881954325103310 (Penggalangan Dana Banjir Aceh dan Sumatra). (RK)