
Serang, UPI
UPI Kampus Serang saat ini memiliki 5 (lima) program studi yaitu S1 – Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) S1 – Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) S1 – Pendidikan Kelautan dan Perikanan (PKP) S1 – Sistem Informasi Kelautan (SIK) S1 – Logistik Kelautan (LK).
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Serang merupakan kampus terintegrasi dengan kampus induk UPI di Bandung. Hal ini sesuai dengan UU No 15 Tahun 2014 tentang Statuta UPI. Karena menganut azas kesatuan maka antara kampus induk dan daerah bermakna adanya kesatuan akademik dan manajemen, sehingga UPI Kampus Serang bukan kampus jauh, namun kampus UPI yang berlokasi di daerah Serang.
UPI Kampus Serang merupakan salah satu multi kampus di Universitas Pendidikan Indonesia. Peran multi kampus adalah merupakan satelit bagi kampus induk . UPI Kampus Serang mengimplementasikan ketercapain visi dan misi universitas, namun secara mikro hal tersebut diimplementasikan sesuai dengan perkembangan budaya dan konteks kedaerahan.
Menurut Direktur UPI Kampus Serang Dr. Supriadi, M.Pd., seperti apa yang sudah disampaikan bahwa UPI Kampus Serang saat ini memiliki 5 Prodi, dan Prodi PGSD salah satu pionernya karena sudah ada sejak tahun 1990, demikian pula dengan Prodi PGPAUD.
Sementara itu untuk Prodi Pendidikan Kelautan dan Perikanan, Prodi Sistem Informasi Kelautan, dan Prodi Logistik Kelautan lahir kemudian. Namun, ketiga prodi tersebut diperkuat dengan keberadaan Laboratorium Lapangan Kelautan dan Perikanan, Marine Station Lontar.
Marine Station Lontar UPI adalah sebuah laboratorium kelautan dan perikanan diperuntukan sebagai pusat percontohan budidaya, polikultur air payau, sarana pelatihan, dan sebagainya.
Berdasarkan hal tersebut, untuk memperkuat posisi UPI Kampus Serang, maka Kantor Humas UPI berkolaborasi dengan Direktorat Pendidikan UPI menyelenggarakan kegiatan OPEN VISIT UPI 2025 sebagai kelanjutan kegiatan Open visit 2025 pada beberapa pekan yang lalu. Lanjutan kegiatan ini berlangsung di UPI Kampus Serang Jalan Ciracas No. 18, Batok Bali, Kota Serang, Senin (17/2/2025).

Kepala Kantor Hubungan Masyarakat UPI Prof. Drs. Suhendra, M.Ed., Ph.D., yang pada kesempatan tersebut hadir untuk melakukan sosialisasi mengatakan bahwa sebagaimana diketahui, UPI atau universitas Pendidikan Indonesia pada kata akhir UPI ada kata Indonesia tentu ini bermakna bahwa berbicara UPI bukan tentang Serang saja atau Bandung saja, tapi tentang ke Indonesiaan. Indonesia juga tidak sekedar Bandung Provinsi Jawa Barat, itu juga Provinsi Banten yang merupakan bagian terintegrasi, karena sebagaimana history Banten atau Provinsi Banten sebelumnya adalah bagian dari Provinsi Jawa Barat.
Dijelaskannya lebih lanjut,”Dalam rangka Sospro atau sosialisasi promosi tentang ke-UPI-an, kami pun tidak hanya memberikan informasi pada calon mahasiswa dalam hal ini siswa SMA atau SMK di Indonesia dalam zona saja. Kami pun melakukan Sospro ke sebagian SILN (Sekolah Indonesia di Luar Negeri) yang sebagian Kedubesnya mempunyai LISN dari Bangkok, Denhaag dan sebagainya, karena berpikir Indonesia tidak sekedar berbicara wilayah, tetapi berbicara tentang hak dan kewajiban bangsa Indonesia untuk memajukan Indonesia dengan berbagai upaya.”
UPI sebagai PTN yang besar, lanjutnya, memiliki mahasiswa hampir 50.000 mahasiswa per hari ini. Ini adalah potensi yang sangat luar biasa sebagai bagian dari penyiapan kita untuk menghadapi Indonesia emas 2045 yang tentu saja salah satu aspeknya adalah sumber daya manusia. Mereka nantinya akan menjadi pelanjut estafet di antaranya adalah para mahasiswa yang sekarang kita bidik.
Oleh karena itu, penyiapan intake atau input mahasiswa atau calon mahasiswa tentu menjadi hal yang tidak kalah penting, karena kita berharap Indonesia berkualitas diawali dengan pendidikan berkualitas pendidikan berkualitas diawali dengan calon mahasiswa yang berkualitas.
Kembali ditegaskan,”Pada momentum OPEN VISIT UPI 2025 ini, kami mengundang Bapak Ibu Guru BK sekalian untuk menjadi bagian terintegrasi dari seleksi yang kami selenggarakan, dari mulai SNBP (Seleksi Nasional Berbasis Prestasi) atau dulu dikenal sebagai PMDK, SNBT (Seleksi Nasional Berbasis Tes), dan SM yang akan dilaksanakan pada beberapa waktu ke depan.”
Sementara itu pada kesempatan yang sama, Dr. rer. nat. Asep Supriatna, M.Si., sebagai Direktur Direktorat Pendidikan mengatakan bahwa guru harus aktif mencari informasi yang ada pada laman BP3 tentang SNBP. Disarankan saya aktif membuka laman di pagi dan sore hari supaya ketika menginformasikan kepada siswa tidak salah.

Berikutnya yang ke-2, buka laman www.pmb.upi.edu Ke-2 sumber informasi tersebut bisa dibuka oleh guru BK maupun siswa. Pada laman www.pmb.upi.edu semua orang bisa mengetahui program studi apa saja yang ada di kampus UPI di Serang maupun kampus UPI di Bumi Siliwangi, sehingga tahu persis profilnya seperti apa, kemudian cek juga biaya pendidikannya supaya lebih mengenal UPI.
“Tolong UPI dijadikan pilihan yang pertama dan menjadi prioritas karena yang mendaftar untuk ke beberapa program studi yang ada di UPI sangat banyak sehingga keketatannya itu bisa sangat tinggi,” ucapnya. (dodiangga)





