
Bandung, 27 Juli 2025
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menerima kunjungan resmi dari delegasi Hioki E.E. Corporation, Jepang, sebagai bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat hubungan kelembagaan serta menjajaki peluang kolaborasi lanjutan dalam pengembangan pendidikan, riset, dan teknologi di Indonesia.
Hioki E.E. Corporation sendiri merupakan perusahaan global asal Jepang yang bergerak di bidang pengembangan, manufaktur, dan distribusi instrumen pengukuran listrik dan elektronik. Dengan pengalaman lebih dari 90 tahun, Hioki telah menjadi pemimpin dalam inovasi teknologi pengukuran, dan produknya digunakan luas di berbagai sektor seperti otomotif, energi, pendidikan, serta riset dan pengembangan industri.
Kunjungan delegasi Hioki ke UPI menjadi momentum penting dalam pengembangan kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dengan pelaku industri global. Sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, UPI memiliki lebih dari 40.000 mahasiswa, 9 fakultas, dan 5 kampus daerah. Salah satu fakultas penginisiasi kerja sama bersama Hioki adalah Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI), yang mengharapkan kedepannya program-program studi seperti Pendidikan Teknik Elektro, Pendidikan Teknik Mesin, Pendidikan Teknik Bangunan, Pendidikan Teknik Otomotif, dan Teknik Elektro, dapat mengimplementasi kolaborasi bersama Hioki dalam bentuk pelatihan, mobilitas mahasiswa, mobilitas pengajar, dan penelitian.


Kedekatan visi antara UPI dan Hioki dalam mengembangkan sumber daya manusia yang unggul di bidang teknologi menjadi dasar kuat terjalinnya kolaborasi. Dalam hal ini, UPI menjadi mitra potensial karena memiliki kompetensi dan fasilitas laboratorium yang mendukung pembelajaran vokasional serta pengembangan riset terapan.
Dalam sambutannya, Presiden Hioki E.E. Corporation, Takahiro Okazawa, menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang telah terbangun dan menyatakan komitmen Hioki untuk terus memperluas kontribusi globalnya dalam mendukung pendidikan teknik dan vokasi, termasuk di Indonesia.
Dr. rer. nat. Nandi, M.T., M.Sc., selaku Direktur Direktorat Urusan Internasional UPI, menyambut baik kedatangan delegasi dan menyampaikan bahwa UPI siap mengembangkan kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan, sejalan dengan agenda internasionalisasi dan penguatan kurikulum berbasis industri.
Dekan FPTI, Dr. Eng. Agus Setiawan, M.Si., turut memberikan gambaran komprehensif tentang kekuatan FPTI, baik dari sisi akademik maupun fasilitas. Ia berharap bahwa kerja sama ini dapat mencakup riset bersama, program magang internasional, hingga pengembangan pembelajaran teknologi di lingkungan FPTI.
Hal ini diperkuat oleh pernyataan Wakil Dekan Bidang Akademik FPTI, Iwan Kustiawan, S.Pd., M.T., Ph.D., yang menyampaikan bahwa potensi UPI sebagai pusat pelatihan teknik dan instrumentasi sangat besar, dan dapat dimaksimalkan melalui kolaborasi erat dengan Hioki dan mitra industrinya.
Lebih lanjut, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPI, Prof. Dr. Ida Hamidah, M.Si., menyoroti pentingnya pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri serta peran riset terapan dan pengabdian kepada masyarakat berbasis teknologi sebagai jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan nyata di lapangan.

Delegasi Hioki yang hadir antara lain Yasunao Takano (Director, Hioki E.E. Corporation), Pan Dongyun (Director of Asia Pacific Market, Global Sales Division), Tisna Irawan (President Director, Hioki Electronic Indonesia), dan Beny Rachmanto (Business Development, Hioki Electronic Indonesia). Dalam penyampaiannya, Beny menyatakan bahwa pihaknya siap membuka ruang kolaborasi lintas bidang, tidak hanya terbatas pada teknik otomotif tetapi juga bidang teknologi lainnya sesuai dengan kebutuhan dan keunggulan yang dimiliki UPI.
Tisna Irawan menambahkan bahwa perkembangan pasar serta rencana strategis pemerintah dalam mendorong pemanfaatan teknologi membuka peluang besar untuk kerja sama antara sektor industri dan pendidikan. Oleh karena itu, pihaknya menyambut baik langkah-langkah konkret yang tengah dijajaki bersama UPI dan berharap akan muncul lebih banyak program kolaboratif di masa mendatang.

Diskusi berlangsung dengan antusias dan produktif, membahas inisiatif-inisiatif meliputi inovasi teknologi dan alih teknologi, penguatan pendidikan profesional di bidang teknik elektro, serta pengembangan riset terapan yang relevan dengan kebutuhan industri. Kerja sama juga mencakup pelatihan teknis, program sertifikasi, pengembangan kurikulum berbasis industri, hingga pembukaan peluang magang dan pengembangan karier bagi mahasiswa. Seluruh kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi jangka panjang antara dunia pendidikan dan industri, khususnya dalam menghadapi tantangan transformasi digital dan keberlanjutan energi.
Pertemuan ini ditutup dengan semangat optimisme dari kedua belah pihak untuk melanjutkan pembahasan yang lebih mendalam pada forum-forum berikutnya. Kerja sama antara UPI dan Hioki merupakan bentuk sinergi strategis yang tidak hanya memperkuat kapabilitas institusi pendidikan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan teknologi, inovasi, dan sumber daya manusia Indonesia yang berdaya saing tinggi di era global. (De Shila Syailinda Maulida/Diana Farida)

