
Bandung, UPI
Bagi sebagian peserta didik, melanjutkan studi di luar negeri menjadi impian yang di idam-idamkan, namun untuk menempuh cita-cita tersebut terdapat tiga fase utama yang harus dilalui mahasiswa sebelum melanjutkan studi ke luar negeri. Fase pertama adalah Planning & Preparation, di mana mahasiswa menentukan jurusan, universitas, serta negara tujuan, sekaligus mempersiapkan dokumen akademik dan kemampuan bahasa, khususnya IELTS/TOEFL, sebagai syarat utama penerimaan. Fase kedua adalah Application Process, mencakup proses pendaftaran ke universitas, penerimaan surat offer letter, hingga konfirmasi resmi penerimaan.
Sementara fase ketiga adalah Logistics & Departure, meliputi pengurusan visa, penentuan akomodasi, serta pendaftaran ulang di universitas tujuan”. Demikian diungkapkan Handy Suswanto, A.Md., seorang Education Consultant dari Alfalink, sebagai narasumber dalam kegiatan Webinar Series 5 yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Bisnis, Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Rabu (27/2025).
Menurut Handy Suswanto bahwa Australia dan New Zealand sebagai negara tujuan memiliki sistem pendidikan yang diakui dunia, dengan pendekatan pembelajaran berbasis riset, keterampilan praktis, serta lingkungan akademik yang multikultural. Hal ini membuka peluang besar bagi mahasiswa Indonesia untuk tidak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga memperluas jejaring internasional dan mengembangkan kompetensi global.
“Proses persiapan studi di luar negeri tidak hanya sebatas teknis administratif, tetapi juga berkaitan dengan kesiapan mental, adaptasi budaya, dan pengelolaan waktu yang baik,” ujar Handy.
Webinar Series 5 bertema “Mengenal Jalur Penerimaan Mahasiswa dan Sistem Pendidikan Dunia: Australia dan New Zealand”, ini ditujukan untuk memberikan pemahaman praktis kepada mahasiswa mengenai peluang studi di luar negeri. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting dan diikuti oleh banyak peserta.

Wakil Dekan 1 FPEB UPI, Dr. Heny Hendrayati, S.IP., M.M., dalam sambutannya menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan yang memperluas wawasan internasional, serta mendorong mahasiswa untuk berani mengambil kesempatan studi di luar negeri sebagai bagian dari pengembangan diri dan profesionalisme di masa depan.
Peserta webinar mendapat banyak insight berharga mengenai bagaimana merancang perjalanan akademik mereka sejak dini, mulai dari memilih universitas, memahami biaya hidup, hingga mempersiapkan dokumen yang sering menjadi kendala. Tidak hanya itu, webinar ini juga menggarisbawahi pentingnya konsistensi dan kedisiplinan dalam mengikuti setiap tahap agar perjalanan studi tidak menemui hambatan berarti.
Dengan diselenggarakannya Webinar Series ini, Program Studi Pendidikan Bisnis FPEB UPI sekali lagi menegaskan perannya dalam membekali mahasiswa dengan soft skills dan informasi global yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan abad ke-21. Lebih dari sekadar forum akademik, webinar ini menjadi wadah kolaborasi, diskusi, serta inspirasi bagi mahasiswa untuk memantapkan langkah mereka dalam meraih cita-cita di kancah internasional (DN)


