Bandung, UPI

Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri (PTAg) Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan Kunjungan Industri untuk mahasiswa angkatan 2025 sebagai upaya penguatan pembelajaran berbasis praktik. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (13/11/25) ini membawa mahasiswa mempelajari teknologi pertanian modern dan proses industri pangan lokal di Lembang.

Kunjungan ini didampingi oleh dosen PTAg, Dewi Nur Azizah, M.Pd., dan Nita Nur Rezkia, S.Si., M.T., dan berlokasi di dua titik utama: Amazing Farm Lembang untuk sektor hulu, dan Pabrik Bolu Susu Lembang untuk sektor hilir industri pangan.

Di Amazing Farm Lembang, mahasiswa disuguhkan dengan praktik penerapan teknologi hortikultura modern. Mereka diperkenalkan pada berbagai sistem, mulai dari hidroponik, drip irrigation (irigasi tetes), manajemen pH dan EC tanaman, hingga sanitasi budidaya komoditas seperti tomat dan baby romaine.

Manajer farm menjelaskan bagaimana konsep pertanian presisi (precision farming) diimplementasikan di lapangan untuk mencapai efisiensi sumber daya dan keberlanjutan lingkungan. Mahasiswa secara langsung mengamati teknik panen dan sortasi yang sesuai standar industri.

Perjalanan dilanjutkan ke Pabrik Bolu Susu Lembang yang merupakan bagian dari PT Agrinesia Raya. Di sini, fokus pembelajaran bergeser ke proses pengolahan pangan profesional.

Mahasiswa mempelajari tahapan detail, mulai dari seleksi dan formulasi bahan baku, kontrol proses pemanggangan, cooling process, hingga pengemasan produk dengan standar keamanan pangan industri. Kegiatan ini memberikan pemahaman langsung mengenai bagaimana bahan baku pertanian diolah menjadi produk bernilai tambah dan siap memasuki rantai pasok pasar modern.

Kunjungan industri ini bertujuan menghubungkan teori akademik dengan praktik industri, sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam bidang budidaya hortikultura, teknologi pangan, dan manajemen mutu. Diharapkan, pengalaman lapangan ini dapat memberikan pemahaman komprehensif mengenai agroindustri dari hulu hingga hilir, serta mempersiapkan mahasiswa berkontribusi dalam pengembangan industri pangan lokal yang berdaya saing.

Kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 2 (Zero Hunger), SDG 4 (Quality Education), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), serta SDG 12 (Responsible Consumption and Production). (Nita Nur Rezkia/H.H)