
Bandung, UPI — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) gelar penguatan karakter mahasiswa melalui kegiatan Pelatihan ESQ yang bertema “Membangun Karakter Mahasiswa UPI yang Unggul, Adaptif, dan Berdampak” yang digelar di Gymnasium UPI dan diikuti oleh ribuan mahasiswa (23/12).
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang UPI dalam membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara emosional dan spiritual. Pelatihan yang menghadirkan Founder ESQ Leadership Center, Dr. (HC) Ary Ginanjar Agustian dan trainer ESQ, serta dihadiri oleh pimpinan universitas, Majelis Wali Amanat (MWA), senat akademik, dan jajaran rektorat.
Rektor UPI, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., dalam sambutannya menegaskan bahwa karakter mahasiswa UPI dibangun di atas tiga nilai utama, yakni unggul, adaptif, dan berdampak. Menurutnya, nilai tersebut merupakan perwujudan visi UPI sebagai kampus pelopor dan unggul di Asia pada 2030. “Mahasiswa UPI harus menjadi pribadi yang berbeda, mampu beradaptasi di berbagai bidang, dan memberi dampak positif bagi lingkungannya,” ujarnya.
Dari sisi partisipasi, kegiatan ini mencatat keterlibatan lebih dari 4.400 mahasiswa yang mengikuti pelatihan secara langsung, sementara total mahasiswa yang telah melalui tahapan penguatan berbasis DNA Talent mencapai lebih dari 6.800 orang. Angka ini menunjukkan antusiasme dan dukungan kuat sivitas UPI terhadap agenda penguatan karakter mahasiswa.
Ketua MWA UPI, Komjen Pol (Purn) Drs. Nanan Soekarna, M.Kom., menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual dalam menghadapi tantangan global. Ia menyebut bahwa banyak persoalan bangsa berakar pada lemahnya karakter dan integritas. “UPI harus melahirkan generasi utuh, religius, edukatif, dan ilmiah,” tegasnya .
Selain aspek pengembangan diri, pelatihan ini juga merefleksikan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial. UPI tercatat telah menggalang dana solidaritas hingga Rp400 juta untuk membantu korban bencana di sejumlah daerah, serta memberikan dukungan khusus bagi mahasiswa yang mengalami musibah keluarga sebagai wujud implementasi nilai empati dan gotong royong.
Melalui pelatihan ESQ ini, UPI berupaya mahasiswa tidak hanya siap menghadapi tantangan akademik dan dunia kerja, tetapi juga tumbuh menjadi insan berkarakter kuat, berintegritas, dan mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat. Penguatan karakter dinilai sebagai investasi jangka panjang untuk melahirkan alumni UPI yang dipercaya, diterima, dan berdampak di mana pun mereka berada. (CS)

