Padalarang, UPI

Komjen. Pol. (Purn) Drs. Nanan Soekarna resmi ditetapkan sebagai Ketua Forum Majelis Wali Amanat (MWA) Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) Indonesia periode 2026–2027 menggantikan Prof. Mohamad Nasir. Penetapan tersebut menjadi hasil krusial dalam Rapat Kerja Forum MWA PTN-BH yang digelar di Ballroom Hotel Mason Pine, Padalarang, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan Rapat Kerja Forum MWA PTN-BH yang diselenggarakan oleh UPI sebagai tuan rumah ini merupakan bagian dari agenda silaturahmi dan rapat kerja tahunan yang bertujuan memperkuat sinergi antar-MWA, merumuskan program kerja, serta membahas isu strategis tata kelola perguruan tinggi berbadan hukum di Indonesia.

Dalam sambutan penutup masa jabatannya, Prof. Mohamad Nasir menyampaikan bahwa kepemimpinan dalam forum MWA merupakan proses estafet yang penting untuk menjaga keberlanjutan program dan penguatan kolaborasi antarperguruan tinggi.

“Kepemimpinan dalam forum ini adalah estafet yang dilakukan secara rutin. Tidak ada ketua abadi, melainkan kepemimpinan yang terus bergantian untuk memastikan program berjalan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa forum MWA memiliki peran strategis sebagai wadah pertukaran informasi dan penguatan sinergi, termasuk dalam menjembatani komunikasi dengan pemerintah terkait berbagai isu pendidikan tinggi, seperti pemanfaatan aset, kebutuhan sumber daya manusia, dan regulasi pembiayaan perguruan tinggi.

Sementara itu, Ketua Forum MWA PTN-BH Indonesia periode 2026–2027 yang juga merupakan Ketua MWA UPI, Komjen. Pol. (Purn) Nanan Soekarna, menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan menitikberatkan pada nilai tanggung jawab, kewajiban, dan integritas dalam kepemimpinan.

“Yang harus dipikirkan adalah tugas, kewajiban, dan tanggung jawab. Jika itu dijalankan dengan baik, maka kepemimpinan akan berjalan tanpa konflik,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan komitmen dalam mengemban amanah kepemimpinan forum.

“Saya ingin berkomitmen bahwa tidak ada kepentingan lain kecuali memajukan forum PTN-BH. Saya atas nama pengurus baru menyampaikan terima kasih kepada Prof. Nasir yang telah memimpin selama satu tahun, dan saya akan melanjutkan sesuai arahan beliau,” ujarnya.

Dalam rapat kerja tersebut, forum juga menyepakati sejumlah poin strategis, antara lain peningkatan anggaran pendidikan, optimalisasi pemanfaatan aset perguruan tinggi, penguatan dana abadi (endowment fund), serta dorongan penyediaan formasi CPNS bagi perguruan tinggi setiap tahun.

Selain itu, forum merencanakan audiensi dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian Pendidikan Tinggi untuk menyampaikan rekomendasi kebijakan, termasuk peningkatan dana LPDP, dukungan anggaran perguruan tinggi, serta penguatan kebijakan yang mendukung daya saing global PTN-BH.

Forum juga menegaskan fokus pada penguatan aspek non-akademik, meliputi sumber daya manusia, keuangan, dan pengelolaan aset, sebagai fondasi dalam meningkatkan kinerja institusi pendidikan tinggi.

Melalui kegiatan ini, Forum MWA PTN-BH Indonesia diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarperguruan tinggi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi ke depan. Program kerja yang dihasilkan juga direncanakan akan ditindaklanjuti melalui pertemuan rutin setiap semester guna memastikan implementasi yang berkelanjutan. (RK)