Subang, UPI

Mahasiswa Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan (P2MB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kelompok 13 Dusun 1 Desa Cimeuhmal menggelar aksi edukasi lingkungan bertajuk “PELITA” (Peduli Lingkungan Melalui Edukasi dan Kreasi Tong Sampah). Kegiatan ini berlangsung di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Murom, Desa Cimeuhmal, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang, Selasa (27/10/2026).

Program ini dirancang untuk menumbuhkan kebiasaan menjaga kebersihan serta memilah sampah di lingkungan sekolah melalui pendekatan yang interaktif, edukatif, dan menyenangkan bagi para siswa.

Rangkaian acara diawali dengan sosialisasi materi pengenalan jenis sampah organik dan anorganik. Dalam sesi tersebut, mahasiswa menjelaskan contoh sampah yang kerap dijumpai murid sehari-hari beserta dampak pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya.

Perwakilan Tim P2MB UPI Kelompok 13 menyampaikan bahwa penyampaian materi dikemas secara sederhana agar pesan moral penataan lingkungan mudah diserap oleh murid sekolah dasar.

“Melalui program PELITA, kami ingin membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini. Pemahaman tentang memilah dan membuang sampah pada tempatnya tidak cukup hanya teori, tetapi harus dihadirkan melalui pengalaman yang menyenangkan agar anak-anak merasa memiliki tanggung jawab terhadap kebersihan sekolahnya,” ujar perwakilan Tim P2MB UPI Kelompok 13.

Usai sesi teori, para murid diajak melakukan praktik secara langsung. Murid kelas tinggi (kelas 4, 5, dan 6) mengasah kreativitas dengan melukis dan menghias tong sampah sekolah. Sementara itu, murid kelas rendah (kelas 1, 2, dan 3) berpartisipasi menempelkan poster bertema kelestarian lingkungan di setiap jendela depan kelas sebagai pengingat visual harian.

Kegiatan melukis tong sampah dan pemasangan poster ini tidak hanya membuat lingkungan sekolah menjadi lebih indah dan bersih, tetapi juga membangkitkan semangat anak-anak untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan.

Melalui keberlanjutan program PELITA ini, mahasiswa P2MB UPI Kelompok 13 berharap kebiasaan memilah sampah dan menjaga fasilitas kebersihan di MI Darul Murom dapat terus bertahan, sehingga tercipta suasana belajar-mengajar yang bersih, indah, dan nyaman. (Tim P2MB Kelompok 13)