English
Indonesia

Dies UPI Ke-71, Rektor Ajak Sivitas Akademika Untuk Melesat Bersama Menuju UPI Gemilang

20 Oct 2025 • Humas UPI

Bandung, 20 Oktober 2025 — Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., mengajak seluruh sivitas akademika untuk memperkuat sinergi, menjaga integritas, dan memperluas keberdampakan sebagai langkah nyata mewujudkan UPI Gemilang. Pesan tersebut disampaikan dalam pidato resmi Dies Natalis ke-71 Universitas Pendidikan Indonesia yang digelar di Gedung Ahmad Sanusi, Kampus Bumi Siliwangi, Bandung, Senin (20/10/2025).

Acara bertema “Melesat Bersama untuk UPI Gemilang” ini dibuka secara resmi oleh Rektor UPI dan dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M., serta pendakwah dan dosen UPI, Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A., Turut hadir para pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, alumni, dan mahasiswa dari berbagai fakultas serta kampus daerah UPI.

Dalam pidatonya, Prof. Didi mengibaratkan perjalanan UPI seperti batang bambu yang tumbuh kuat karena akarnya kokoh dan lentur menghadapi perubahan zaman. Ia menegaskan bahwa usia ke-71 menjadi momentum refleksi sekaligus tekad untuk terus beradaptasi dan memberi kontribusi nyata bagi pendidikan Indonesia.

“Dies Natalis bukan sekadar perayaan usia, tetapi panggilan untuk berinovasi. Kini saatnya kita membangun rumah intelektual yang berakar pada nilai tradisi, berorientasi pada keberdampakan, dan terbuka pada inovasi tanpa batas,” ujar Prof. Didi.

Dalam kesempatan itu, Rektor memaparkan capaian akademik dan reputasi global UPI. Berdasarkan QS World University Rankings by Subject 2025, UPI menempati posisi 251–300 dunia dan peringkat pertama di Indonesia untuk bidang Pendidikan. UPI juga mencatat prestasi di bidang Bahasa dan Sastra Inggris (peringkat 3 nasional) serta Linguistik (peringkat 4 nasional).

Prof. Didi menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika dalam memperkuat riset, inovasi, dan tata kelola kampus. Ia juga menyoroti keberhasilan UPI dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang kini menempatkan universitas di jajaran 10 besar perguruan tinggi terbaik penyelenggara PPG nasional, serta prestasi mahasiswa di kancah internasional seperti International Mathematical and Science Creativity Competition (IMSCC) 2025 di Korea Selatan.

Selain itu, Rektor menekankan kontribusi UPI terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 5 (Kesetaraan Gender), dan SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau). UPI berhasil menembus peringkat 401–800 dunia dalam pemeringkatan keberlanjutan dan Top 500 UI GreenMetric World University Rankings, berkat inisiatif seperti Zero Waste Movement, riset energi terbarukan, serta program kampus hijau berbasis inovasi teknologi.

Menutup pidatonya, Prof. Didi mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan UPI sebagai rumah besar yang menumbuhkan nilai-nilai kejujuran, kolaborasi, dan keberlanjutan.

“Kekuatan UPI ada pada kebersamaan. Seperti bambu yang tumbuh berumpun, kita akan terus tumbuh bersama, menebarkan manfaat, dan melesat menuju UPI Gemilang,” tutupnya. RK (20/10)

Penganugerahan UPI Awards 2025: Apresiasi untuk Insan Gemilang

20 Oct 2025 • Humas UPI

Bandung, 20 Oktober 2025 — Masih dalam rangkaian Dies Natalis ke-71, Universitas Pendidikan Indonesia memberikan UPI Awards 2025 sebagai bentuk penghargaan kepada dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang berprestasi serta unit kerja yang berkontribusi besar dalam kemajuan universitas.

Anugerah ini menjadi simbol apresiasi atas kerja keras dan dedikasi sivitas UPI yang terus membawa nama UPI melesat di tingkat nasional maupun internasional.

Dosen dan Tenaga Kependidikan Berprestasi

  • Kategori Dosen Berprestasi Bidang Sains dan Teknologi diraih oleh:
    • Dr. Lisna Anisa Fitriana, S.Kep. Ners., M.Kes.AIFO. (FPOK)
    • Dr. Nanin Trianawati Sugito, M.T. (FPIPS)
  • Sementara Bidang Sosial Humaniora dimenangkan oleh:
    • Dr. Jatmika Nurhadi, S.S., M.Hum. (FPBS)
    • Dr. Agus Gumilar, S.Si., M.Pd. (FPOK)
  • Adapun penghargaan Dosen Berkontribusi diberikan kepada:
    • Dr. Jatmika Nurhadi, S.S., M.Hum. (FPBS)
    • Dr. Agus Gumilar, S.Si., M.Pd. (FPOK)
  • Adapun penghargaan Dosen Berkontribusi diberikan kepada:
    • Prof. Turmudi, M.Ed., M.Sc., Ph.D. (FPMIPA)
    • Prof. Dr. Hj. Budi Mulyanti, M.Si. (FPTI)
    • Dr. Eka Cahya Prima, M.T. (FPMIPA)
  • Untuk kategori Tenaga Kependidikan Berprestasi, penghargaan diberikan kepada:
    • Miyarso Dwi Ajie, S.Sos., M.I.Kom. (Perpustakaan)
    • Hana Rohana, S.AP. (FPMIPA)
    • Marthalina Iriany, S.Si., M.T. (FPMIPA)
    • Fitria Maharani, S.Pd. (UPI Kampus Serang)

Mahasiswa dan Unit Berprestasi

  • Dalam kategori Mahasiswa Berprestasi, penghargaan diberikan kepada:
    • Na’ila Nursyifa (FPTI)
    • Faiz Firdaus (FPIPS)
  • Untuk kategori Kreator Konten Gemilang, penghargaan diraih oleh:
    • Salsa Bila Az Zahra (FPIPS)
    • Aryasatya Imtiyaz Sandy (FPBS)
    • Abiali Al-Ikhsan (FPEB)
  • Sementara itu, penghargaan untuk unit kerja mencakup beberapa kategori inovatif:
    • Website PPID terbaik: FPBS, FPIPS, dan Fakultas Kedokteran
    • Media sosial unit akademik terbaik: Direktorat Kemitraan dan Urusan Internasional, Balai Bahasa, dan Perpustakaan
    • Media sosial unit non-akademik terbaik: FPBS, FPIPS, dan FPMIPA
    • UPPS pendukung GreenMetric terbaik: FBS
    • Fakultas dengan pendanaan riset luar UPI terbanyak: FPMIPA
    • Organisasi Mahasiswa terproduktif: UKM LEPPIM

Rektor UPI, Prof. Didi Sukyadi, menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi bentuk pengakuan atas kontribusi nyata.

“Setiap nama yang menerima penghargaan hari ini adalah representasi dari semangat UPI untuk terus melesat bersama dalam karya dan dedikasi,” ujarnya.

Sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan kepemimpinan yang telah membangun fondasi kokoh bagi universitas, UPI juga memberikan penghargaan khusus kepada para Rektor terdahulu. Mereka dinilai memiliki kontribusi besar dalam membentuk arah dan identitas UPI sebagai universitas pendidikan terkemuka di Indonesia.

Pemberian penghargaan ini menjadi simbol kontinuitas sejarah dan penghargaan atas pengabdian panjang para pemimpin UPI dari masa ke masa. Rektor UPI saat ini, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., menyampaikan bahwa keberhasilan UPI hari ini tidak lepas dari kerja keras, visi, dan dedikasi para pendahulu.

“Kami berdiri di atas pondasi kuat yang mereka bangun dengan pengorbanan dan komitmen. Penghargaan ini adalah bentuk rasa hormat sekaligus inspirasi bagi generasi penerus UPI,” ungkapnya.

Setelah rangkaian resmi dan penganugerahan selesai, suasana berubah menjadi lebih santai dan hangat. Panitia menggelar sesi pembagian doorprize bagi peserta yang beruntung, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa yang hadir di BPU.

Beragam hadiah menarik dibagikan, mulai dari perangkat elektronik, voucher belanja, hingga souvenir eksklusif UPI. Riuh sorak dan tawa memenuhi ruangan ketika nama-nama pemenang diumumkan satu per satu.

Momen ini menjadi penutup yang ceria setelah serangkaian acara penuh inspirasi. Seluruh peserta tampak antusias, memperlihatkan rasa kebersamaan dan kebanggaan menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Pendidikan Indonesia. (CS)

Dies Natalis ke-71 UPI: Melesat Bersama untuk UPI Gemilang

20 Oct 2025 • Humas UPI

Bandung, 20 Oktober 2025 — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memperingati Dies Natalis ke-71 di Balai Pertemuan Umum (BPU) UPI Bandung, Senin (20/10), dengan mengusung tema “Melesat Bersama untuk UPI Gemilang.” Peringatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus peneguhan komitmen sivitas UPI untuk memperkuat integritas, kolaborasi, dan dampak nyata bagi masyarakat.

Acara dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, Majelis Wali Amanat (MWA), Senat Akademik, para guru besar, alumni, mahasiswa, serta tamu undangan. Hadir pula Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang memberikan sambutan dan orasi, serta Ustadz Dr. Adi Hidayat, Ph.D. (UAH). Ketua MWA Komjen Pol (Purn.) Drs. Nanan Soekarna berhalangan hadir karena sedang menunaikan ibadah umrah dan diwakili oleh Sekretaris MWA.

Dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris MWA, Prof. Dr. Riandi, M.Si., Ketua MWA menegaskan pentingnya nilai-nilai dasar dalam menggerakkan ekosistem UPI. Tiga prinsip utama menjadi pedoman MWA, yaitu Values for Value (menjunjung nilai luhur untuk menghasilkan nilai kemanusiaan), Full Commitment, No Conspiracy (bekerja tanpa kolusi dan kepentingan tersembunyi), serta Integrity Defender (menjaga dan membela integritas dalam setiap keputusan).

“Keunggulan sejati tidak hanya diukur dari prestasi akademik, melainkan dari integritas yang melekat pada setiap insan UPI,” ujarnya dalam pesan tertulis.

Rektor UPI, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., dalam pidatonya menyampaikan capaian UPI yang semakin menonjol di kancah internasional. Berdasarkan US World University Ranking by Subject 2025, UPI menempati peringkat 251-300 dunia dan 64 di Asia pada bidang Pendidikan, sekaligus menjadi nomor satu di Indonesia. Di bidang Bahasa dan Sastra Inggris serta Linguistik, UPI juga menembus peringkat 300 besar dunia.

Selain peningkatan reputasi akademik, Rektor juga menyoroti prestasi mahasiswa dan dosen yang terus meningkat, termasuk dua penghargaan tertinggi pada ajang International Mathematics and Science Creativity Competition (IMSC) 2025 di Korea Selatan. Ia juga menegaskan pentingnya agenda keberlanjutan melalui gerakan Zero Waste, efisiensi energi, dan digitalisasi layanan kampus, yang membawa UPI ke posisi 500 besar dunia dalam UI GreenMetric. “UPI harus menjadi rumah pendidikan berkarakter unggul, pusat riset berkelas dunia, dan motor penggerak perubahan masyarakat,” tegas Rektor.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam sambutannya mengajak UPI untuk terus menjadi pelopor pendidikan yang membumi dan berpijak pada nilai-nilai budaya Sunda, khususnya falsafah silih asah, silih asih, silih asuh. Ia menilai UPI sebagai “miniatur negara” yang harus menyeimbangkan gerak struktural dengan perilaku kultural.

“UPI memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter bangsa. Pendidikan bukan hanya soal kurikulum, tapi juga pembentukan manusia yang berbudaya,” ujarnya.

Dalam orasi ilmiahnya, Ustadz Dr. Adi Hidayat menegaskan bahwa pendidikan harus mencerdaskan akal sekaligus menumbuhkan keimanan dan akhlak. Ia mengingatkan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kekuatan spiritual.

“Kampus yang hanya mencerdaskan otak tanpa mendidik jiwa akan kehilangan makna pendidikannya,” ungkapnya.

UAH juga mengumumkan kerja sama riset lintas negara yang melibatkan mahasiswa pascasarjana UPI di Arab Saudi serta hibah 10.000 paket literasi Al-Qur’an melalui Quantum Agama Institute untuk memperkuat integrasi ilmu dan nilai spiritual di kampus.

Rangkaian peringatan Dies Natalis ke-71 ditutup dengan doa yang menggema di seluruh ruangan, menjadikan momen ini menjadi refleksi perjalanan panjang UPI dalam membangun pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.

Dengan semangat Melesat Bersama untuk UPI Gemilang, universitas meneguhkan langkahnya untuk terus berinovasi, memperkuat integritas, dan menghadirkan kebermanfaatan bagi bangsa dan dunia. (CS)

UPI Berkontribusi dalam Penyusunan Roadmap Pendidikan dan SDM Nasional

20 Oct 2025 • Humas UPI

Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berperan aktif dalam proses penyusunan roadmap bidang pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) yang menjadi bagian dari roadmap penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dibawah koordinasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang dilaksanakan di Auditorium Lt. 5 GH Universial Jl. Dr. Setiabudi No.376, Ledeng, Kec. Cidadap, Bandung. Minggu (19/05).

Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Negeri Indonesia (ALPTKNI) mendorong penguatan bidang riset pendidikan dalam peta jalan (roadmap) penelitian nasional. Hal ini mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) Finalisasi yang diselenggarakan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian, dan Kemitraan Prof. Agus Setiabudi, M.Si. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pertemuan yang telah memasuki tahap finalisasi. “Ini sudah pertemuan yang ketiga atau keempat kali, dan harapannya pada hari Selasa mendatang, saat pamer renovasi, kita bisa menyampaikan hasilnya kepada Bapak Dirjen Riset dan Pengembangan Kemendikti Saintek,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, UPI berperan sebagai tuan rumah kegiatan koordinasi serta turut mengirimkan tim ahli dalam penyusunan roadmap tersebut. “Kegiatan ini bersifat bergilir, dan kali ini kebetulan UPI mendapat kesempatan untuk memfasilitasi. Persiapannya lebih pada aspek teknis dan memastikan tim kita berkontribusi dalam pengembangan roadmap,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa hasil akhir dari penyusunan roadmap ini akan menjadi arah strategis dalam pengembangan pendidikan dan SDM di Indonesia, termasuk dalam menentukan prioritas pengembangan kampus. “Dengan adanya roadmap ini, arah pengembangan pendidikan dan SDM kita akan lebih jelas, sehingga penelitian-penelitian di UPI pun akan selaras dengan arah nasional yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

Ketua Asosiasi LPPM LPTK Negeri Indonesia Prof. Dr. Markus Diantoro, M.Si menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari beberapa FGD sebelumnya, baik secara daring maupun luring, termasuk yang diadakan di Jakarta bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, di Universitas Negeri Malang (UM), serta di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Fokus utama UPI dalam penyusunan roadmap ini adalah pada pengembangan SDM di bidang pendidikan, khususnya tenaga kependidikan. “Sebagai LPTK, UPI berkomitmen agar dalam roadmap tersebut terakomodasi peran lembaga pendidikan tenaga kependidikan dalam pengembangan tenaga pendidik nasional,” jelasnya.

“FGD ini menjadi tahap akhir dari serangkaian diskusi nasional yang kami lakukan. Kami berharap bidang pendidikan dapat menjadi prioritas riset nasional secara formal,” ujarnya.

Menurut Prof. Markus Diantoro, gagasan ini sejalan dengan Asta Cita keempat serta rekomendasi dari beberapa kementerian dan konsorsium nasional yang telah bekerja sama dengan Kementerian Sains dan Teknologi. Salah satu fokus utama adalah memperkuat peran perguruan tinggi dalam menyiapkan lulusan yang mampu berinovasi di delapan bidang prioritas hilirisasi industri nasional.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa asosiasi ini sebelumnya telah menginisiasi penelitian konsorsium berskala nasional pada tahun 2023. Program tersebut memetakan potensi pendidikan di tingkat SMA/SMK, SMP, hingga SD di seluruh Indonesia. Hasil pemetaan tersebut kini menjadi landasan bagi penyusunan kebijakan baru dalam bidang riset pendidikan.

“Melalui roadmap ini, kami tidak hanya memetakan bidang dan topik penelitian, tetapi juga menyusun arah kebijakan yang akan ditetapkan secara bertahap hingga tahun 2045,” tambahnya.

Ia menegaskan, tujuan utama dari inisiatif ini adalah mewujudkan Indonesia Emas 2045 dengan mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu berinovasi secara mandiri. “Harapannya, bukan hanya mengisi kebutuhan industri, tetapi juga melahirkan ide dan inovasi asli dari bangsa sendiri,” tutupnya. (Rija)

Kandidat Doktor UPI Gelar Webinar Nasional: Pemanfaatan AI untuk Asesmen Literasi Matematika

19 Oct 2025 • Humas UPI

Bandung, 11 Oktober 2025 — Tim pengabdian kepada masyarakat dari kandidat doktor Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Webinar Nasional bertajuk “Optimalisasi Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Pengembangan Asesmen Literasi Matematika yang Adaptif dan Efektif.” Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Sabtu (11/10) ini diikuti oleh 152 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia, terdiri atas guru, mahasiswa, dosen, dan pemerhati pendidikan matematika.

Sambutan disampaikan oleh Dr. Jarnawi Afgani Dahlan, M.Kes., Ketua Program Studi Pendidikan Matematika FPMIPA UPI, yang menekankan pentingnya inovasi berbasis teknologi dalam asesmen pembelajaran matematika, terutama dalam konteks literasi matematika.

Sementara itu Prof. Al Jupri, S.Pd., M.Sc., Ph.D. (Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penjaminan Mutu FPMIPA UPI) dan Prof. Dr. Tatang Herman, M.Ed., memberikan apresiasi atas inisiatif pengabdian masyarakat tersebut sebagai langkah konkret dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam pendidikan matematika.

Webinar menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu kandidat doktor Pendidikan Matematika UPI:

  1. Mustafa, M.Pd. – membahas pengenalan AI, jenis-jenis AI yang mendukung pembelajaran, dan potensi AI dalam perancangan asesmen.
  2. Trysa Gustya Manda, M.Pd. – menjelaskan konsep dasar literasi matematika, contoh soal, dan prinsip mendesain soal berbasis AI.
  3. Rizki Amalia, M.Pd. – memberikan rekomendasi penggunaan AI untuk pembuatan dan penilaian soal literasi matematika secara adaptif dan efektif.

Ketiga narasumber menegaskan bahwa pemanfaatan AI tidak hanya mempercepat proses asesmen, tetapi juga mampu menyesuaikan tingkat kesulitan soal berdasarkan kemampuan siswa, sehingga pembelajaran menjadi lebih personal dan bermakna.

Webinar diisi dengan kegiatan interaktif dan games edukatif yang menambah antusiasme peserta. Dalam sesi tanya jawab, peserta aktif mendiskusikan implementasi AI dalam asesmen digital serta tantangan penerapannya di sekolah.

Kegiatan ditutup dengan ajakan untuk terus berkolaborasi dalam mengembangkan inovasi pembelajaran matematika berbasis teknologi. Ketua pelaksana, Rizki Amalia, M.Pd., menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat memperluas wawasan para pendidik dalam menghadapi era digital, khususnya dalam meningkatkan literasi matematika melalui asesmen yang cerdas dan adaptif.

Kontributor: Rizki Amalia, M.Pd

Pencarian