English
Indonesia

FPEB UPI Perkuat Kolaborasi Internasional Lewat International Guest Lecture & Panel Discussion di Universitas Muhammadiyah Cirebon

15 Aug 2025 • Humas UPI

Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia memperluas jangkauan kolaborasi globalnya melalui penyelenggaraan International Guest Lecture and Panel Discussion bertema “Human Resources Strategies, Sustainable Entrepreneurship and Legal Frameworks in the Era of Global Integration”. Acara ini berlangsung di UMC Watubelah Meeting Room, Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), pada Minggu (10/8/2025).

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama strategis antara FPEB UPI, Universitas Muhammadiyah Cirebon, dan Ton Duc Thang University (TDTU) Vietnam. Tujuannya adalah memberikan wawasan lintas negara terkait strategi pengelolaan sumber daya manusia, kewirausahaan berkelanjutan, serta kerangka hukum dan regulasi digital dalam menghadapi tantangan integrasi global.

Forum ini menghadirkan dua narasumber dari TDTU Vietnam yang membagikan perspektif akademik dan praktis berdasarkan riset dan pengalaman internasional. Pemateri satu yaitu Hoang Thi Tuong Vinh, M.A, Assistant Dean – Faculty of Labour Relations and Trade Unions, membawakan topik “Transforming Human Resources Strategies, Sustainable Entrepreneurship and Legal Frameworks in the Era of Global Integration”. Ia menyoroti pentingnya transformasi strategi SDM yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, berorientasi pada inovasi, serta didukung kerangka hukum yang responsif terhadap perubahan global.

Pemateri kedua yaitu Phan Thi Hong An, M.A, memaparkan “Digital Law and Cyber Regulation: A Comparative Perspective between Indonesia and Vietnam”. Ia menjelaskan perbandingan kebijakan hukum digital di kedua negara, termasuk tantangan keamanan siber, perlindungan data pribadi, serta implikasinya terhadap praktik bisnis lintas negara.

Diskusi dipandu oleh M. Natsir Amir, S.S., M.Pd, penulis Orca News, yang memfasilitasi dialog interaktif antara pembicara dan peserta. Sesi tanya jawab berlangsung dinamis, dengan peserta yang antusias mengajukan pertanyaan seputar penerapan strategi SDM dalam industri kreatif, serta adaptasi regulasi digital terhadap perkembangan teknologi baru seperti kecerdasan buatan.

Dekan FPEB UPI, Prof. Dr. Ratih Hurriyati, M.P., CSBA, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari agenda berkelanjutan FPEB UPI dalam mengembangkan jejaring akademik internasional. “Kolaborasi lintas negara seperti ini membuka ruang transfer pengetahuan yang relevan, memperkaya kurikulum, dan mempersiapkan mahasiswa menghadapi persaingan global,” ujarnya. Melalui International Guest Lecture and Panel Discussion ini, FPEB UPI bersama UMC dan TDTU Vietnam berkomitmen untuk mengembangkan program kerja sama lanjutan, termasuk riset bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta penyusunan modul pembelajaran internasional yang relevan dengan tantangan abad ke-21. (Kontributor Humas UPI/FPEB UPI)

FPEB UPI Inisiasi International Guest Lecture Bahas Transformasi Ekonomi Digital dari Perspektif Global

15 Aug 2025 • Humas UPI

Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia menginisiasi penyelenggaraan International Guest Lecture bertajuk “Digital Economic Transformation from a Global Perspective: Opportunities and Challenges for Students” di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kuningan (FEB UNIKU), Sabtu (9/8/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian kerja sama internasional antara Universitas Kuningan, Universitas Muhammadiyah Cirebon, dan Ton Duc Thang University, Vietnam.

Acara yang menghadirkan narasumber dari dua negara, yaitu Hoang Thi Tuong Vinh, MA, Assistant Dean Faculty of Labour Relations and Trade Unions, Ton Duc Thang University, Vietnam, Dr. Masharyono, AP, S.Pd., M.M., CSBA., MCE., CDM dari FPEB UPI, Dr. Hj. Lili Karmela Fitri, S.E., M.Si, Dekan FEB UNIKU. Diskusi dipandu oleh Dr. Munir Nur Komarudin, S.Pd., M.M.

Dalam sesi pemaparan, Hoang Thi Tuong Vinh membagikan perspektif global mengenai perkembangan pesat ekonomi digital, termasuk perubahan lanskap pekerjaan dan peluang karier lintas negara. Ia menekankan pentingnya keterampilan digital, literasi data, dan kemampuan adaptasi bagi mahasiswa untuk bersaing di era global.

Dr. Masharyono dari FPEB UPI mengulas konteks transformasi digital di Indonesia serta potensi inovasi teknologi untuk mendorong pertumbuhan kewirausahaan dan peningkatan kualitas pendidikan. Ia mengajak mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga kreator dan penggerak perubahan di ekosistem digital.

Sementara itu, Dr. Lili Karmela Fitri menyoroti peran strategis perguruan tinggi dalam menyiapkan mahasiswa menghadapi tantangan global melalui pembelajaran yang relevan dan adaptif. Menurutnya, forum akademik lintas negara seperti ini memperluas wawasan mahasiswa sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi.

Sebagai inisiator, FPEB UPI menegaskan komitmennya untuk memperluas jejaring kerja sama internasional dan menyediakan ruang pembelajaran yang menghubungkan mahasiswa dengan perkembangan terbaru di dunia global. Dekan FPEB UPI, Prof. Dr. Ratih Hurriyati, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk membangun kompetensi lintas budaya dan mengasah keterampilan abad ke-21 yang relevan dengan transformasi ekonomi digital

Melalui International Guest Lecture ini, FPEB UPI tidak hanya memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan akademik di bidang pendidikan ekonomi dan bisnis, tetapi juga sebagai motor penggerak kolaborasi global yang menghasilkan lulusan berdaya saing internasional. (Kontributor Humas UPI/FPEB UPI)

Dosen FPEB UPI Dr. Ayu Krishna Yuliawati, Fasilitator Forum Diskusi Tingkat ASEAN di Makati City Filipina

15 Aug 2025 • Humas UPI
Sumber Foto : Daily Tribun
https://tribune.net.ph/2025/08/08/philippines-leads-asean-climate-talks-on-loss-and-damage

Dosen Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia Dr. Ayu Krishna Yuliawati, S.Sos., M.M., serta Senior Fellow dari Resilience Development Initiative (RDI) suatu think-tank berpartisipasi sebagai Ketua Penelitian Kerugian dan Kerusakan dampak iklim dan Fasilitator Diskusi ASEAN tentang isu Kerugian dan Kerusakan dampak iklim. Kegiatan diskusi publikasikan di media  Internasional Daily Tribun.

Dr. Ayu Krishna Yuliawati, S.Sos., M.M., yang merupakan dosen Program Studi Manajemen FPEB UPI berhasil meraih prestasi dan reputasi internasional dalam pengajaran, pembelajaran, dan pengabdian kepada Masyarakat.

Forum diskusi membahas  kebijakan regional dalam meningkatkan pemahaman dan kerjasama agenda Perubahan Iklim yang diselenggarakan pada tanggal 6 dan 7 Agustus di Makati City Filipina oleh Departemen Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (DENR). Diskusi mempertemukan perwakilan dari Negara Anggota ASEAN, pakar iklim, dan mitra pembangunan untuk mengkaji dimensi kompleks Kerugian dan Kerusakan dampak iklim.

Diskusi dihadiri oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DENR), Jonas R. Leones, sekaligus ketua ASEAN Senior Officials on the Environment (ASOEN). Diskusi fokus membahas dan mengidentifikasi prioritas nasional dan regional, mendorong koherensi kebijakan, dan membangun kerjasama melalui strategi yang efektif untuk mengakses dukungan pada Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim.

Dr. Ayu Krishna  bersama para peserta bertukar ide, gagasan, pandangan dan pengetahuan tentang isu-isu Kerugian dan Kerusakan dampak iklim dalam konteks regional serta peran ASEAN dalam menghadapinya. Mereka juga berbagi pengetahuan tentang kondisi terkini kerusakan dan kerugian akibat perubahan iklim di negara masing-masing. Diskusi ini didukung oleh Program Aksi Iklim ASEAN Uni Eropa-Jerman, sebuah proyek kerja sama antara ASEAN dan Kementerian Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (BMZ), yang didanai bersama oleh Uni Eropa (UE), dan dilaksanakan oleh Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH. (Kontributor Humas UPI/FPEB UPI)

Dosen Pendidikan Bahasa Sunda UPI Berbagi Ilmu di UNY, BahasStrategi Ajarkan Bahasa Daerah

15 Aug 2025 • Humas UPI

Yogyakarta, UPI

Sebanyak 14 dosen dari Program Studi Pendidikan Bahasa Sunda, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) hadir di Universitas Negeri Yogyakarta dalam rangka melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat pada Kamis (14/8/2025). Acara ini mengangkat tema Penyusunan Materi Ajar, Evaluasi Pembelajaran, Model Pembelajaran, dan Media Pembelajaran Bahasa Daerah, dengan fokus pada bahasa Sunda dan bahasa Jawa.

Kegiatan ini diisi oleh empat narasumber berpengalaman di bidang pendidikan bahasa dan sastra daerah, yaitu Prof. Dr. Yayat Sudaryat, M.Hum., Prof. Dr. Usep Kuswari, M.Pd., Prof. Dr. Nunuy Nurjanah, M.Pd., dan Danan Darajat, S.Pd., M.Pd. Keempatnya memaparkan berbagai strategi pembelajaran bahasa daerah yang menekankan kreativitas, kontekstualitas, dan pemanfaatan teknologi pembelajaran.

Acara ini dibuka dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya UNY yaitu Prof. Dr. Zulfi Hendri, M.Sn., yang menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif UPI dalam memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi. “Pertemuan ini menjadi bukti nyata bahwa upaya pelestarian bahasa daerah dapat dilakukan secara bersama-sama demi keberlanjutan warisan budaya bangsa,” ujarnya dalam sambutannya.

Selanjutnya, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Sunda UPI, Prof. Dr. Nunuy Nurjanah, M.Pd., menegaskan bahwa pengajaran bahasa daerah harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan akar budayanya. “Bahasa daerah adalah identitas kita. Inovasi pembelajaran adalah kunci agar generasi muda tidak hanya mengenal, tetapi juga mencintai bahasanya sendiri,” ungkapnya penuh semangat.

Pada sesi inti, para narasumber menyajikan materi secara bergiliran. Prof. Dr. Yayat Sudaryat, M.Hum., membahas prinsip penyusunan materi ajar yang efektif dan kontekstual. Prof. Dr. Usep Kuswari, M.Pd., memaparkan strategi evaluasi pembelajaran yang mampu mengukur capaian secara komprehensif. Prof. Dr. Nunuy Nurjanah, M.Pd., menguraikan berbagai model pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan di kelas. Sementara itu, Danan Darajat, S.Pd., M.Pd., memberikan pelatihan praktis pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi untuk mendukung proses belajar mengajar.

Selain paparan materi, suasana kegiatan diwarnai interaksi hangat antara peserta dan narasumber. Dalam sesi diskusi, para peserta, yang terdiri dari guru dan dosen sangat antusias berbagi pengalaman mengajar bahasa daerah di sekolah maupun komunitas. Salah satu peserta dari pihak Guru mengungkapkan rasa senangnya dapat bertukar pikiran dengan kolega dari UPI. “Banyak ide segar yang bisa saya terapkan di kelas. Saya merasa lebih percaya diri mengembangkan media pembelajaran yang kreatif,” ujarnya.

Tidak hanya berbagi gagasan, momen ini juga menjadi ajang silaturahmi antarpendidik dari dua universitas besar. Beberapa peserta terlihat mendokumentasikan kegiatan melalui foto bersama, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang transfer pengetahuan, tetapi juga mempererat hubungan akademik antara UPI dan UNY. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model kerja sama strategis untuk mendorong inovasi pembelajaran bahasa daerah di berbagai daerah Indonesia.

Di akhir acara, kedua institusi sepakat untuk terus mengembangkan kegiatan bersama yang berfokus pada penguatan kapasitas pendidik bahasa daerah. Langkah ini diyakini akan berkontribusi terhadap pelestarian bahasa Sunda dan bahasa Jawa, sekaligus menumbuhkan kebanggaan generasi muda terhadap bahasa ibu mereka.

Penulis

Zulfikar Alamsyah, S.Pd., M.Hum.

4 Dosen Prodi BK FIP UPI Tingkatkan Keterampilan Dosen Pembimbing Akademik dalam Membimbing Mahasiswa S1 Melalui Penerapan Model APPLE

14 Aug 2025 • Humas UPI

Bandung, UPI

Adanya temuan di lapangan yang mengatakan bahwa beberapa dosen khususnya dosen muda yang berperan sebagai dosen Pembimbing Akademik (PA) belum sepenuhnya mengetahui konten pembimbingan akademik untuk pembinaan mahasiswa. Selain itu, dosen PA membutuhkan tahapan secara terstruktur terkait pelaksanaan bimbingan akademik yang dapat digunakan dalam melakukan pembinaan terhadap mahasiswa. Sementara itu, ada juga dosen PA yang belum sepenuhnya memiliki kompetensi yang memadai dalam memberikan pembinaan bagi mahasiswanya.

Di sisi lain, kami juga melakukan survei kepada mahasiswa terutama mahasiswa FIP UPI melalui Google Formulir, dan melakukan wawancara secara langsung melalui aplikasi zoom, ternyata terindentifikasi 11 materi pokok permasalahan. Salah satu diantaranya, bahwa para mahasiswa menginginkan pertemuan dengan dosen secara rutin dan terprogram jelas.

Informasi tersebut disampaikan Prof. Dr. Anne Hafina, M.Pd., di sela-sela kegiatan Pelatihan Bimbingan Akademik College Study Skills Bagi Dosen Pembimbing Akademik Mahasiswa S1. Untuk diketahui, workshop ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Bidang Ilmu. Kegiatan berlangsung selama 3 hari di ruang Kajian Ethnopedagogik FIP UPI lantai 10, Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung, Rabu (13/8/2025).

Lebih lanjut dijelaskan, atas permasalahan tersebut, mendorong 4 orang dosen dari Program studi Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang terdiri atas Prof. Dr. Anne Hafina, M.Pd., Prof. Dr. H. Nandang Rusmana, M.Pd., Prof. Dr. Ilfiandra, M.Pd., dan Dr. Ibrahim Al Hakim, M.Pd., untuk menyelenggarkan Pelatihan Bimbingan Akademik College Study Skills Bagi Dosen Pembimbing Akademik Mahasiswa S1 dengan metode APPLE atau Asses, Plan, Prepare, Lead, and Evaluation melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Dosen yang dimaksud adalah dosen PA aktif dalam jabatan lektor di UPI.

Menurut Ketua Tim PkM Prof. Anne Hafina, Model bimbingan akademik berbasis APPLE digunakan untuk meningkatkan efektivitas dosen PA dalam mendukung mahasiswa yang mengalami kendala akademik akibat faktor psikologis dan sosial, serta mengoptimalkan peran mereka dalam menciptakan lingkungan akademik yang suportif dan adaptif.

APPLE Facilitation Model yang dikembangkan oleh Berg, memiliki lima tahapan kegiatan yakni penimbangan (Assess), perencanaan (Plan), persiapan (Prepare), pelaksanaan (Lead), dan penilaian (Evaluate).

Pada tahap Asses kegiatan yang dilakukan adalah melakukan studi lapangan dan studi pustaka. Kemudian, pada tahap Plan, melakukan perencanaan kegiatan dengan menetapkan fokus kegiatan, desain program dan skenario kegiatan pelatihan, merencanakan peralatan yang dibutuhkan, waktu kegiatan, menentukan berapa jumlah orang yang akan diikutsertakan dalam kegiatan pelatihan.

Berikutnya Prepare atau mempersiapkan perlengkapan yang dibutuhkan, seperti pelatihan, tempat, koordinasi dengan team terkait pelaksanaan kegiatan, instrumen pre-posttest, modul, dan jurnal harian.

Sementara itu pada tahapan Lead atau memimpin, pelaksanaan kegiatan pelatihan (training of trainer) Pelatihan Kompetensi dosen PA berbasis Experience Based Learning. Terakhir, pada tahapan Evaluate atau menilai, dilakukan pemantauan aktivitas yang dilakukan kelompok, dinamika kelompok yang terbangun, mengkaji perilaku untuk menentukan intervensi selanjutnya, lalu mempersiapkan berbagai layanan yang sesuai dengan kebutuhan kelompok setelah dinilai penampilan dan perilakunya. Selain itu, melakukan refleksi dan post test menggunakan instrument keterampilan belajar untuk mengetahui tingkat keberhasilan dalam pelatihan.

Lebih lanjut dijelaskan, dirinya berharap melalui pelatihan bimbingan akademik college study skills ini, para dosen PA memahami 11 materi pokok tentang kompetensi dosen PA. Beberapa contoh materinya adalah nantinya setiap mahasiswa bimbingannya bisa mengetahui informasi-informasi tentang administrasi akademik, dan juga kegiatan kemahasiswaan di UPI, dengan demikian harapannya mereka bisa bijak dalam bertindak, sehingga tidak terseret pada kegiatan yang mungkin akan menggangu proses belajar.

“Berikutnya, terkait dengan kehidupan mahasiswa di kampus, hadir Dr. dr. Lucky Angkawidjaja Roring, M.Pd., untuk memberikan materi kepada dosen PA tentang bagaimana para mahasiswa bisa menjalani kehidupan kampus secara sehat,” ujarnya.

Lebih dari itu, lanjutnya, para dosen PA juga mendapatkan materi dari Satuan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (SPPKS) dan Badan Bimbingan dan konseling dan Pengambangan Karir (BKPK) yang berperan dalam membantu mahasiswa dalam karirnya, serta sejumlah materi lainnya.  (dodiangga/ratih)

Pencarian